MPLS KB Islam Al Irsyad Madiun Bertajuk Petualangan Ceria di Sekolahku, Kenalkan SOP Harian

MPLS KB Islam Al Irsyad Madiun Bertajuk Petualangan Ceria di Sekolahku, Kenalkan SOP Harian

M-Radar News, Madiun – Kelompok Bermain (KB) Islam Al Irsyad Madiun mengawali tahun ajaran baru dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertajuk Petualangan Ceria di Sekolahku (PERIKU). Kegiatan ini digelar untuk membantu anak-anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus mengenalkan Standar Operasional Prosedur (SOP) harian.

Sejak hari pertama, antusiasme terlihat dari keceriaan anak-anak yang menyambut teman baru. Para orang tua juga memberikan dukungan penuh terhadap program ini.

Kepala Sekolah KB Islam Al Irsyad Madiun, Santi Noviana, S.Pd., menjelaskan bahwa MPLS kali ini dirancang berbeda dari biasanya. Selain untuk adaptasi, momen ini dimanfaatkan untuk mengenalkan SOP harian kepada anak-anak.

“Di awal-awal ini, kita buat MPLS menyenangkan dengan harapan anak-anak bisa nyaman dengan sekolahnya. Kita juga mulai mengenalkan jenis SOP yang ada di sekolah, biar ke depannya anak-anak terbiasa dengan rutinitas, mulai dari awal kedatangan sampai kepulangan,” ujar Santi Noviana.

Melalui pendekatan petualangan yang menyenangkan, anak-anak diajak untuk mengenal berbagai aktivitas rutin di sekolah. Mulai dari jam kedatangan, kegiatan belajar, waktu istirahat, hingga waktu kepulangan, semuanya diperkenalkan secara bertahap.

Menurut Santi Noviana, pengenalan SOP ini bertujuan agar anak-anak mulai terbiasa dengan rutinitas terjadwal. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri dan memiliki semangat tinggi untuk bersekolah.

“Harapannya tentunya nanti anak-anak bisa lebih mandiri, kemudian bisa senang untuk semangat sekolah,” terang Santi Noviana.

Sementara itu, pihak sekolah menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua. Keberhasilan program ini memerlukan dukungan penuh dari para wali murid.

Santi Noviana mengimbau orang tua untuk mulai memberikan kepercayaan penuh kepada anak agar mereka dapat belajar mandiri secara bertahap di lingkungan sekolah. Orang tua diharapkan tidak terlalu cemas saat meninggalkan anak di sekolah.

“Kami berharap orang tua percaya bahwa anak-anak mampu beradaptasi dan mandiri. Dengan dukungan dari rumah, proses ini akan berjalan lebih lancar,” tambahnya.

Kegiatan MPLS di KB Islam Al Irsyad Madiun berlangsung selama beberapa hari ke depan. Setiap sesi dirancang dengan permainan dan aktivitas seru yang membuat anak-anak betah di sekolah.

Selain itu, para guru juga aktif mendampingi anak-anak selama proses pengenalan. Mereka memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang masih merasa canggung atau takut.

Dengan konsep Petualangan Ceria di Sekolahku, diharapkan anak-anak tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki pengalaman positif sejak hari pertama. Hal ini penting untuk membangun fondasi kecintaan terhadap sekolah dan proses belajar.

MPLS di KB Islam Al Irsyad Madiun menjadi contoh bagaimana pengenalan sekolah dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan edukatif. Program ini juga menjadi ajang bagi orang tua untuk lebih terlibat dalam proses adaptasi anak.

Ke depannya, sekolah akan terus mengevaluasi dan mengembangkan program MPLS agar semakin efektif. Santi Noviana berharap, melalui kegiatan ini, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bersemangat dalam menempuh pendidikan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup