Turunkan Stunting, Pemprov Jambi Miliki TP3S
M-Radar News, Jambi – Prevalensi stunting di Provinsi Jambi pada 2024 mencapai 17,1 persen, meningkat dibandingkan 2023 yang sebesar 13,5 persen. Kenaikan ini mendorong Pemerintah Provinsi Jambi memperkuat Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) di seluruh kabupaten dan kota.
Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kependudukan Perwakilan Kemenduk BanggaBKKBN Provinsi Jambi, Yuslidhar, mengatakan bahwa sebelumnya prevalensi stunting Jambi berhasil ditekan dari 18 persen pada 2022 menjadi 13,5 persen pada 2023 atau turun 4,5 poin.
“Namun pada 2024 terjadi peningkatan menjadi 17,1 persen. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan tersebut, di antaranya masih tingginya angka stunting di sejumlah kabupaten seperti Tebo dan Tanjung Jabung Timur yang prevalensinya masih di atas 20 persen,” ujarnya dalam dialog di RRI Jambi, 15 Juli 2026.
Menurut Yuslidhar, penguatan koordinasi lintas sektor menjadi salah satu langkah penting dalam percepatan penurunan stunting. Saat ini seluruh kabupaten dan kota di Jambi telah memiliki TP3S yang diketuai Wakil Gubernur di tingkat provinsi serta wakil bupati atau wakil wali kota di daerah.
Selain memperkuat koordinasi, pemerintah juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pola makan bergizi, pentingnya kebersihan lingkungan, pemeriksaan kehamilan minimal enam kali, serta optimalisasi layanan Posyandu.
Yuslidhar menegaskan, upaya menurunkan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan sinergi seluruh organisasi perangkat daerah, dunia usaha, dan masyarakat agar target penurunan stunting di Provinsi Jambi dapat tercapai.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











