Bupati Ipuk Imbau Warga Cek Legalitas Travel Umrah: 35 Travel Tak Berizin di Banyuwangi
M-RadarNews, Jatim – Maraknya kasus dugaan travel umrah fiktif yang merugikan belasan calon jemaah di Banyuwangi mendorong Bupati Ipuk Fiestiandani untuk mengimbau masyarakat lebih waspada. Dalam pernyataannya, Kamis (2/7/2026), Ipuk menekankan pentingnya memeriksa legalitas biro perjalanan sebelum mendaftar.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul pengungkapan Polresta Banyuwangi yang menemukan, bahwa dari 44 biro perjalanan umrah dan haji di daerah itu, hanya sembilan yang terdaftar resmi di Kementerian Haji dan Umrah. Artinya, 35 travel lainnya belum memiliki izin resmi atau bahkan ilegal.
Kasus Travel Fiktif
Kasus ini terungkap setelah sejumlah warga melapor ke Polresta Banyuwangi, karena gagal berangkat umrah meski sudah melunasi biaya perjalanan. Modus yang digunakan pelaku antara lain menawarkan paket umrah dengan harga jauh di bawah rata-rata, menggunakan akun media sosial atau agen perorangan yang tidak jelas, serta meminta pembayaran ke rekening pribadi. Polresta Banyuwangi, kini tengah menyelidiki dugaan penipuan yang melibatkan beberapa agen travel.
Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Lanang Teguh Pambudi mengungkapkan, pihaknya telah mendata seluruh biro perjalanan umrah dan haji di Banyuwangi. Hasilnya, hanya sembilan travel yang terdaftar resmi. “Kami mengimbau calon jemaah untuk mengecek legalitas travel melalui website resmi Kementerian Haji dan Umrah atau datang langsung ke kantor kementerian. Jangan mudah percaya meskipun ditawarkan oleh kenalan atau keluarga,” ujarnya.
Daftar Travel Resmi vs Ilegal di Banyuwangi
| Kategori | Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Travel Terdaftar Resmi | 9 | Memiliki izin Kementerian Haji dan Umrah |
| Travel Tidak Terdaftar | 35 | Belum berizin atau ilegal |
| Total Travel di Banyuwangi | 44 | Data dari Polresta Banyuwangi |
Data tersebut menunjukkan betapa besarnya potensi penipuan di sektor perjalanan ibadah. Masyarakat perlu ekstra hati-hati karena banyak travel nakal yang beroperasi tanpa izin.
Tips Aman Memilih Travel Umrah
Bupati Ipuk mengingatkan agar warga tidak tergiur tawaran biaya perjalanan yang jauh di bawah harga normal. “Jika ada tawaran paket umrah dengan harga yang tidak wajar, sebaiknya curiga. Harga murah bisa jadi modus penipuan,” kata Ipuk. Berikut beberapa langkah antisipasi yang disarankan:
- Pastikan travel memiliki izin resmi dari Kementerian Haji dan Umrah. Cek melalui website resmi kemenag.go.id atau datang langsung ke kantor Kemenag setempat.
- Jangan melakukan pembayaran ke rekening pribadi. Pembayaran harus melalui rekening resmi perusahaan travel.
- Simpan bukti pembayaran dan dokumen perjanjian sebagai antisipasi jika terjadi masalah.
- Jangan mudah percaya pada agen perorangan yang menawarkan paket umrah, meskipun dikenal dekat.
- Laporkan segera ke aparat jika menemukan indikasi penipuan atau travel mencurigakan.
Kasus travel fiktif ini tidak hanya merugikan korban secara finansial, tetapi juga berdampak psikologis karena gagalnya ibadah yang sudah direncanakan. Selain itu, industri travel umrah di Banyuwangi ikut tercoreng. Kepercayaan masyarakat terhadap biro perjalanan umrah menurun drastis. Pemerintah daerah berharap langkah antisipasi seperti sosialisasi dan pengawasan ketat dapat mencegah terulangnya kasus serupa.
Polresta Banyuwangi, terus mengembangkan penyidikan. Kompol Lanang menambahkan, bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk memperketat pengawasan. “Kami akan melakukan razia dan pemeriksaan berkala ke travel-travel yang mencurigakan. Masyarakat juga bisa melapor melalui call center Polresta jika menemukan kejanggalan,” ucapnya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh calon jemaah umrah di Indonesia untuk lebih cermat. Jangan sampai niat suci beribadah justru berujung pada penipuan. Dengan memeriksa legalitas travel, menggunakan rekening resmi, dan tidak mudah tergiur harga murah, risiko menjadi korban dapat diminimalkan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat dan menindak tegas pelaku penipuan.
Bagi warga yang ingin mengecek legalitas travel, dapat mengakses website resmi Kementerian Haji dan Umrah di kemenag.go.id atau menghubungi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi. Jangan ragu untuk bertanya dan memastikan sebelum memutuskan mendaftar. Kehati-hatian adalah kunci agar ibadah umrah berjalan lancar dan penuh berkah.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











