Ngeri! Influencer TikTok Meksiko Cesar Gastelum Tewas Ditembak Saat Live Streaming

Cesar Gastelum. Foto: istimewa

M-Radar News – Influencer TikTok asal Meksiko, César Gastelum, tewas ditembak saat sedang melakukan siaran langsung (live streaming) bersama teman-temannya di sebuah area parkir restoran cepat saji di Kota Culiacán, Negara Bagian Sinaloa, pada Selasa malam, 4 Agustus 2026 waktu setempat.

Insiden tragis ini terjadi ketika dua pria yang mengendarai sepeda motor mendekati Gastelum dan dua rekannya yang mengenakan pakaian seragam pengantar makanan cepat saji.

Salah satu pelaku kemudian mengarahkan senjata api ke kepala Gastelum dan menembaknya dari jarak dekat, menyebabkan korban langsung tersungkur dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Siaran langsung yang tengah berlangsung pun otomatis berhenti saat kejadian.

Polisi setempat segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV dan selongsong peluru, untuk mengidentifikasi pelaku.

Namun, hingga kini belum ada penangkapan yang dilakukan dan motif penembakan masih dalam penyelidikan. Belum ada keterangan resmi, apakah kejadian ini terkait dengan aktivitas Gastelum sebagai kreator konten atau memiliki latar belakang lain.

César Gastelum dikenal sebagai salah satu influencer populer di TikTok dengan lebih dari 500.000 pengikut. Ia kerap mengunggah konten komedi dan kolaborasi bersama kreator lain dari Sinaloa.

Dalam unggahan terakhirnya, Gastelum tampil dalam video bertema kencan romantis bersama sesama kreator konten yang dikenal dengan nama La Beba.

Kematian Gastelum menambah daftar panjang serangan yang menimpa para sosial media influencer di Meksiko, khususnya di wilayah Sinaloa yang dikenal memiliki tingkat kekerasan tinggi akibat konflik antar kartel narkoba, seperti Los Chapitos dan La Mayiza.

Sebelumnya, pada tahun 2025, influencer Valeria Márquez juga tewas ditembak saat melakukan live streaming di TikTok.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum mengecam keras aksi kekerasan ini dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut demi menegakkan keadilan dan melindungi para kreator konten yang rentan menjadi korban kekerasan.

Kasus ini menjadi sorotan, karena menggambarkan risiko keselamatan yang dihadapi para influencer di wilayah rawan konflik, sekaligus mempertegas pentingnya perlindungan dan penegakan hukum terhadap kekerasan yang menimpa para pekerja media sosial.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup