PMI Jember Pantau Debit Air di Wilayah Terdampak Kekeringan

PMI Jember Pantau Debit Air di Wilayah Terdampak Kekeringan

M-Radar News, Jember – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus memantau ketersediaan air bersih di wilayah terdampak kekeringan. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari. Pada Minggu (12/7/2026), tim PMI melakukan asesmen lapangan dan pengecekan terhadap enam tandon penampungan air bersih yang sebelumnya telah didistribusikan kepada warga.

Hasil pemantauan menunjukkan, dari total kapasitas 7.000 liter, air yang tersisa kini sekitar 2.300 liter. Artinya, sekitar 4.700 liter atau 67 persen pasokan telah digunakan masyarakat. Petugas pelapor PMI Jember, Doni Wira Prakasa Putra Kesuma, menjelaskan seluruh tandon masih berisi air, meski volumenya terus menurun. Dua tandon bahkan berada dalam kondisi kritis, karena masing-masing hanya menyisakan sekitar 100 liter air.

Berdasarkan hasil pemantauan, dua tandon berkapasitas 1.100 liter dan empat tandon berkapasitas 1.200 liter masih mampu memenuhi kebutuhan warga untuk sementara. Namun, persediaan tersebut diperkirakan tidak akan bertahan lama apabila tidak segera dilakukan distribusi ulang. “Saat monitoring dilakukan, kondisi persediaan air memang masih mencukupi untuk sementara, tetapi belum bisa dikatakan aman untuk jangka panjang,” ujar Doni.

PMI mencatat, sebagian besar warga telah menampung air di rumah masing-masing untuk kebutuhan memasak. Sementara untuk mandi dan mencuci, warga juga memanfaatkan pasokan air dari tandon, sehingga penyusutan volume air berlangsung cukup cepat. Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah lanjutan dengan menjadwalkan kembali distribusi air bersih sebelum persediaan di tandon habis.

PMI juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait agar bantuan air bersih dapat terus disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat. “Guna memastikan kelancaran operasi, PMI Jember akan memperketat koordinasi dengan pemerintah desa setempat, pengelola lokasi, dan pihak terkait,” katanya. Selain itu, PMI mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat dan memprioritaskan kebutuhan pokok selama musim kemarau berlangsung.

Pemantauan terhadap kondisi tandon akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari operasi tanggap darurat kekeringan di Kabupaten Jember. Dengan adanya pemantauan rutin, diharapkan distribusi air bersih dapat tepat sasaran dan tepat waktu.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup