Pria Tak Bersalah Dipenjara 18 Bulan Akibat Polisi Salah Baca Username Skyrim

Pria Tak Bersalah Dipenjara 18 Bulan Akibat Polisi Salah Baca Username Skyrim

M-Radar News, Halifax – Seorang pria Kanada menjalani hukuman 18 bulan penjara setelah polisi salah membaca username game Skyrim dalam penyelidikan kasus child luring. Brandon Klayme akhirnya dinyatakan tidak bersalah setelah tim kuasa hukumnya menemukan kesalahan teknis dalam proses penyelidikan.

Klayme ditangkap di Halifax, Nova Scotia, pada Februari 2020 setelah penyelidik di Wisconsin, Amerika Serikat, melacak pertukaran pesan seksual dengan seorang anak berusia 12 tahun di platform Kik. Pelaku asli menggunakan username ‘fusrodah’—nama shout terkenal dari The Elder Scrolls V: Skyrim—dengan dua underscore. Namun, polisi justru menyelidiki username ‘fusrodah’ dengan satu underscore, yang mengarah pada Klayme.

Kronologi Kesalahan

Dalam sidang yang berlangsung pada April 2023, Klayme dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 18 bulan penjara serta 18 bulan masa percobaan. Namun, saat persiapan banding, pengacara menyadari bahwa surat panggilan pengadilan (subpoena) memuat kesalahan: “Alih-alih meminta detail untuk username fusrodah (dengan dua underscore), subpoena meminta detail untuk username fusrodah (satu underscore).” Kesalahan ini tidak terungkap selama persidangan.

Putusan Banding

Pada tahun 2026, pengadilan banding mengabulkan permohonan Klayme. Dalam putusannya, hakim menyatakan bahwa jika username yang benar digunakan sejak awal, Klayme tidak akan pernah ditangkap atau didakwa. “Tuan Klayme seharusnya tidak pernah dihukum. Ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan fakta bahwa ia benar-benar tidak bersalah,” demikian bunyi putusan.

Dampak Kasus

Kasus ini menyoroti pentingnya ketelitian dalam penyelidikan digital. Polisi di AS dan Kanada masih mencari pelaku asli yang menggunakan username ‘fusrodah’ dengan dua underscore. Sementara itu, Klayme kini bebas dan berusaha memulihkan hidupnya setelah 18 bulan mendekam di penjara atas tuduhan yang salah.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup