PKB 2026 Hari ke-21: Ragam Seni dan Tradisi Meriahkan 3 Juli 2026

PKB 2026 Hari ke-21: Ragam Seni dan Tradisi Meriahkan 3 Juli 2026

M-RadarNews – Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 tahun 2026 terus berlangsung meriah. Pada hari ke-21, Jumat 3 Juli 2026, berbagai kegiatan seni dan budaya digelar di Taman Werdhi Budaya (Art Centre) dan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi), Denpasar. Dengan tema ‘Atma Kerthi, Jiwa Sidha Parisudha’, PKB tahun ini mengusung konsep pemurnian jiwa melalui seni dan tradisi.

Jadwal Padat dari Pagi hingga Malam

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 07.30 Wita hingga larut malam. Berikut jadwal lengkap PKB 3 Juli 2026 yang perlu Anda ketahui:

Waktu Tempat Kegiatan
07.30 – Selesai Lapangan Timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali Jantra Tradisi Bali: Murtirupa (Demonstrasi) Plalian Lutung-lutungan dan Plalian Kul-Kuk
08.00 – Selesai Lapangan Timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali Jantra Tradisi Bali: Pacentokan (Lomba) Olahraga Tradisional Deduplak Putra – Hadang Putri
10.00 – Selesai Kalangan Angsoka – Kawasan Art Centre Kriyaloka (Lokakarya) Seni Pedalangan ‘Wayang Lemah’
15.00 – Selesai Kalangan Angsoka – Kawasan Art Centre Rekasadana (Pergelaran) Karya I Ketut Kokek, Sanggar Seni Adhikara, Desa Kerambitan, Tabanan
17.00 – Selesai Kalangan Ratna Kanda – Kawasan Art Centre Rekasadana (Pergelaran) Patopengan, Paguyuban Seni Surya Candra, Desa Adat Sanur, Denpasar Selatan
17.00 – Selesai Gedung Ksirarnawa – Kawasan Art Centre Rekasadana (Pergelaran) Pragmentari ‘Nitya Praba Ing Lango’ – Perjalanan Maestro I Nyoman Kaler, oleh Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas)
19.00 – Selesai Kalangan Ayodya – Kawasan Art Centre Rekasadana (Pergelaran) Tari Kesenian Rakyat, KS Management, Dusun Canggal Tengah, Temanggung, Jawa Tengah
19.30 – Selesai Depan Gedung Kriya Rekasadana (Pergelaran) Wayang Kulit Inovasi, Sanggar Kang Cing Wie, Br. Kawan, Bangli
19.30 – Selesai Panggung Terbuka Ardha Candra – Kawasan Art Centre Rekasadana (Pergelaran) Pagelaran Seni Pertunjukan Kolosal Berbasis Tradisi, Sanggar Seni Tugek Carangsari, Badung

Keunikan Kegiatan PKB 3 Juli 2026

Setiap kegiatan memiliki nilai historis dan artistik yang mendalam. Berikut beberapa sorotan:

  • Jantra Tradisi Bali: Pagi hari diawali dengan demonstrasi permainan tradisional seperti Lutung-lutungan dan Kul-Kuk, serta lomba olahraga tradisional Deduplak dan Hadang. Ini adalah upaya pelestarian warisan budaya tak benda.
  • Lokakarya Wayang Lemah: Pukul 10.00 Wita, digelar Kriyaloka Seni Pedalangan yang membahas teknik pewayangan lemah (wayang siang hari). Peserta dapat belajar langsung dari dalang senior.
  • Pergelaran dari Berbagai Daerah: Sore hingga malam, panggung di Art Centre diramaikan oleh penampilan dari Tabanan, Denpasar, dan bahkan Jawa Tengah. Karya I Ketut Kokek dari Kerambitan menyajikan seni klasik Bali, sementara KS Management dari Temanggung membawa tarian rakyat Jawa.
  • Pragmentari Maestro I Nyoman Kaler: Gedung Ksirarnawa menjadi saksi pergelaran yang mengisahkan perjalanan seniman legendaris I Nyoman Kaler saat berkarya di Pedungan tahun 1950-an. Dipentaskan oleh Undiknas, pragmentari ini menggabungkan narasi sejarah dengan seni pertunjukan.
  • Wayang Kulit Inovasi: Malam hari, Sanggar Kang Cing Wie dari Bangli menampilkan wayang kulit dengan sentuhan inovatif, memadukan tradisi dengan elemen modern.
  • Kolosal Berbasis Tradisi: Puncak acara adalah pagelaran kolosal oleh Sanggar Tugek Carangsari dari Badung. Pertunjukan ini melibatkan puluhan seniman dan menyajikan cerita epik yang diangkat dari tradisi lokal.

Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat

PKB bukan sekadar festival, melainkan motor penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata Bali. Setiap hari, ribuan pengunjung lokal dan mancanegara memadati area Art Centre, memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, perajin, dan seniman. Kegiatan seperti lokakarya dan lomba tradisional juga menjadi wahana edukasi bagi generasi muda agar tidak melupakan akar budaya. Selain itu, kehadiran peserta dari luar Bali (Jawa Tengah) menunjukkan semangat kolaborasi antardaerah yang memperkaya khazanah budaya nasional.

Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan PKB setiap tahunnya. Dengan tema ‘Atma Kerthi’ yang menekankan pemurnian jiwa, diharapkan PKB 2026 mampu menjadi momentum refleksi spiritual di tengah gempuran modernisasi.

Penutup

Jadwal PKB 3 Juli 2026 menawarkan pengalaman budaya yang lengkap, dari atraksi tradisional hingga pertunjukan kontemporer. Bagi Anda yang belum sempat menyaksikan, masih ada waktu hingga 11 Juli 2026 untuk menikmati festival ini. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyelami kekayaan seni dan tradisi Bali yang tiada duanya.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup