Personel Berprestasi Terima Penghargaan dari Kapolres Jembrana
M-Radar News, Polres Jembrana memberikan penghargaan kepada dua personel yang berhasil meraih prestasi di Kejuaraan Karate Nasional Piala Kapolri Kategori Polri dan Open Tahun 2026. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati usai pelaksanaan Jam Pimpinan di Halaman Gedung Auditorium Pemkab Jembrana, Senin, 20 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita itu diikuti sebanyak 155 personel, terdiri atas pejabat utama, para kapolsek jajaran, perwira, bintara, hingga ASN Polri. Apel dipimpin Kasat Samapta Polres Jembrana AKP I Nyoman Arnama Susanto dan diawali dengan doa, pengucapan Tri Brata, Catur Prasetya, serta pembacaan Panca Korp Prasetya Polri.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyerahkan piagam penghargaan kepada dua anggota yang sukses mengharumkan nama Polres Jembrana. Bripda Ni Luh Putu Ayu Kompyang Purwandani meraih Juara III Kumite Perorangan Polri U-18 60 kilogram putri serta Juara III Kumite Perorangan Senior 68 kilogram putri. Sementara Bripda I Kadek Wisnu Juliarta berhasil meraih Juara I Kumite Perorangan Under 21 kelas -75 kilogram putra dan Juara II Kumite Perorangan Polri U-18 kelas -75 kilogram putra.
AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menyampaikan penghargaan atas dedikasi personel yang mampu membawa nama baik institusi melalui prestasi olahraga. Menurutnya, pencapaian tersebut lahir dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen yang tinggi.
“Prestasi yang diraih ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan, bekerja secara profesional, tetap rendah hati, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain memberikan apresiasi, Kapolres mengingatkan seluruh anggota agar terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga meminta personel meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk maraknya kasus penipuan dan tindak pidana yang berkaitan dengan fidusia.
Dalam arahannya, Kapolres turut menekankan pentingnya penerapan budaya keselamatan kerja. Ia mengimbau seluruh personel lebih teliti terhadap potensi kebakaran dengan memastikan dupa maupun sumber api lainnya benar-benar padam setelah digunakan.
Perhatian juga diberikan terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Jembrana. Hingga Juli 2026, tercatat 43 orang meninggal dunia akibat kecelakaan. Karena itu, seluruh anggota Polri diminta menjadi teladan dalam mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap, serta mengutamakan kehati-hatian saat berkendara.
“Keselamatan harus menjadi budaya, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kedisiplinan anggota akan menjadi contoh positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Kapolres mengajak masyarakat untuk terus bersinergi menjaga situasi kamtibmas dengan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam tanpa dipungut biaya. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Jembrana.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.










