Cegah PMI Non-Prosedural, Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor Khusus CPMI di LTSA
M-Radar News, Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo membuka layanan paspor khusus bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI) di Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Disnaker Ponorogo. Peluncuran layanan ini dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, pada Jumat (10/7/2026). Layanan ini bertujuan mencegah pekerja migran non-prosedural dan meningkatkan perlindungan bagi pekerja migran.
Novianto Sulastono, yang akrab disapa Novi, mengatakan bahwa LTSA memberikan kemudahan pengawasan secara terintegrasi. “Salah satu tujuan LTSA adalah memberikan suatu pengawasan yang tentunya menjadi lebih mudah karena terintegrasi, ya, pengawasan dilakukan sebelum berangkat atau saat proses karena beberapa instansi lain juga terlibat di sini, seperti Disnaker, KP2MI, dan kami saat pemberian paspor, kami pastikan bahwa semua dokumen yang diperlukan untuk menjadi PMI yang prosedural sudah lengkap,” ujarnya.
Melalui layanan tersebut, Imigrasi Ponorogo berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat serta mendekatkan CPMI Ponorogo ketika hendak mengurus paspor ke luar negeri. Pelayanan menjadi lebih efisien sehingga CPMI tidak perlu datang ke kantor Imigrasi untuk mengurus paspor.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo, mengungkapkan pentingnya pengurusan paspor bagi CPMI sebagai identitas perlindungan hukum di luar negeri. Ia mendorong CPMI untuk berangkat ke luar negeri melalui jalur resmi dengan melengkapi dokumen sebelum keberangkatan.
Pelayanan pengurusan paspor khusus CPMI di LTSA itu pun tanpa dipungut biaya alias gratis. “Kami bersama pemda dan stakeholder berinisiatif membuka akses layanan paspor yang dekat, cepat dan terintegrasi bagi para CPMI. Ini wujud nyata reformasi birokrasi dan perlindungan negara terhadap pahlawan devisa. Untuk layanan paspor khusus CPMI tidak dipungut biaya apapun alias nol rupiah,” ungkap Anggoro.
Plt Kepala Disnaker Ponorogo, Henry Indra Wardhana, mengapresiasi layanan paspor khusus CPMI yang dibuka kantor Imigrasi Ponorogo di LTSA. Layanan tersebut diklaim bisa melindungi CPMI sehingga mereka bisa bekerja dengan tenang, aman, dan selamat selama di luar negeri.
“Memang Ponorogo ini kan sebagai basis atau penyumbang terbesar PMI di Jawa Timur, sehingga bagaimana pun juga kita harus melindungi jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak baik, salah satunya ya lewat layanan paspor khusus CPMI yang dibuka Imigrasi,” jelas Henry.
Henry menegaskan dengan pelayanan terintegrasi di LTSA, ke depan CPMI bisa melakukan pengurusan dokumen ke luar negeri tanpa ribet. Kemudahan layanan pekerja migran yang ditawarkan LTSA itu diharapkan dapat mengurangi pekerja migran non-prosedural serta menghindarkan masyarakat dari bujuk rayu calo penempatan pekerja migran.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












