Menteri Angkatan Darat AS Dan Driscoll Mundur di Tengah Ketegangan dengan Pete Hegseth
M-Radar News, Washington – Menteri Angkatan Darat Amerika Serikat (AS), Dan Driscoll, mengundurkan diri dari jabatannya setelah berbulan-bulan dilaporkan mengalami ketegangan dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Pengunduran diri tersebut menambah gejolak di lingkungan Pentagon, di tengah perubahan besar dalam jajaran kepemimpinan militer AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
Driscoll telah menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Trump dan diperkirakan meninggalkan Pentagon dalam beberapa hari mendatang. Gedung Putih tidak membantah pengunduran diri tersebut dan memuji kontribusi Driscoll selama memimpin Departemen Angkatan Darat.
Juru bicara Gedung Putih menyebut, Driscoll berperan dalam memperkuat kesiapan dan daya tempur Angkatan Darat AS. Ia juga disebut membantu upaya diplomatik terkait perang Rusia-Ukraina.
Namun, di balik pengunduran diri tersebut terdapat ketegangan antara Driscoll dan Hegseth terkait arah kebijakan serta perubahan kepemimpinan di tubuh Angkatan Darat.
Driscoll sebelumnya menjadi salah satu tokoh yang mendorong transformasi dan modernisasi Angkatan Darat, termasuk pengembangan serta pemanfaatan teknologi drone dan sistem tanpa awak. Program tersebut dinilai penting untuk menyesuaikan kemampuan militer AS dengan perkembangan perang modern.
Ketegangan semakin mencuat setelah Hegseth mencopot Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George pada April 2026. George diketahui memiliki hubungan dekat dengan Driscoll dan menjadi salah satu pendukung program transformasi Angkatan Darat.
Selain George, Jenderal Christopher Donahue, yang sebelumnya menjabat sebagai komandan Angkatan Darat AS untuk kawasan Eropa dan Afrika, juga mengundurkan diri pada Juni 2026. Perubahan tersebut turut menimbulkan kekhawatiran mengenai kesinambungan program modernisasi militer AS.
Driscoll dilaporkan menyampaikan kekhawatirannya mengenai dampak pergantian sejumlah pejabat senior terhadap kemampuan Angkatan Darat menjalankan agenda transformasi. Ia juga tidak sejalan dengan sejumlah langkah terkait promosi perwira senior.
Pengunduran diri Driscoll kini membuat Angkatan Darat AS, kehilangan pemimpin sipil yang telah mendapatkan persetujuan Senat. Sementara itu, posisi kepala staf Angkatan Darat juga belum memiliki pemimpin definitif yang telah dikonfirmasi Senat. Jenderal Christopher LaNeve saat ini menjalankan tugas sebagai kepala staf sementara.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena AS masih menghadapi berbagai operasi militer dan tantangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah serta upaya diplomatik untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
Driscoll sendiri merupakan veteran Perang Irak yang selama masa jabatannya dikenal sebagai salah satu pendukung percepatan modernisasi Angkatan Darat melalui teknologi, sistem tanpa awak, serta reformasi dalam proses pengadaan alutsista.
Kepergiannya menambah daftar pejabat senior militer yang meninggalkan pemerintahan Trump di tengah perubahan besar dalam struktur kepemimpinan Pentagon. Sejumlah pihak kini menyoroti dampak pergantian tersebut terhadap kesinambungan kebijakan, kesiapan, dan agenda transformasi Angkatan Darat AS.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












