Toyota dan Daihatsu Jajaki Kerja Sama Produksi Mobil Listrik Bersama Perodua, Peluang untuk Indonesia
M-Radar News – Toyota dan Daihatsu tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Perodua dalam pengembangan dan produksi mobil listrik yang terjangkau. Inisiatif ini muncul di tengah meningkatnya persaingan di pasar kendaraan listrik, yang menuntut efisiensi dalam biaya pengembangan dan teknologi.
Diskusi mengenai potensi kolaborasi ini mengemuka setelah pertemuan antara Menteri Investasi, Perdagangan dan Industri Malaysia, Johari Abdul Ghani, dengan Wakil Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, Takuo Komori. Meskipun belum ada kesepakatan resmi, pembicaraan tersebut membuka peluang bagi Daihatsu dan Perodua untuk menggabungkan sumber daya dalam menciptakan kendaraan listrik yang kompetitif.
Perodua saat ini memiliki produk mobil listrik sendiri, QV-E, yang dikembangkan secara mandiri tanpa komponen dari Daihatsu. Hal ini berbeda dengan hubungan tradisional kedua perusahaan yang selama lebih dari tiga dekade telah saling berkolaborasi melalui pasokan teknologi dan komponen. Hubungan erat ini juga tercermin dari model-model yang saling terkait di masa lalu, seperti Daihatsu Sirion yang berbasis pada Perodua Myvi.
Jika kerja sama ini terealisasi, QV-E dapat menjadi basis pengembangan mobil listrik Daihatsu, yang kemudian dapat dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Indonesia menjadi pasar potensial mengingat Daihatsu memiliki pangsa pasar yang besar di dalam negeri dan antusiasme yang tinggi terhadap kendaraan listrik masih terus berkembang.
Selain peluang kerja sama di kendaraan listrik, Daihatsu juga menunjukkan komitmen kuat di pasar Indonesia, khususnya Jawa Timur. Dalam pameran GIIAS Surabaya 2026, Daihatsu mencatat peningkatan penjualan sebesar 14 persen hingga Juni 2026 dan mempertahankan posisi sebagai merek dengan pangsa pasar nomor dua di wilayah tersebut. Produk unggulan seperti Rocky Hybrid yang menggunakan teknologi e-SMART Hybrid menjadi salah satu daya tarik utama di pameran tersebut.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa Daihatsu tidak hanya berfokus pada kendaraan konvensional tetapi juga mengembangkan teknologi elektrifikasi untuk pasar domestik dan regional. Dukungan program promosi dan test drive di pameran otomotif menambah daya tarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Dengan potensi kolaborasi antara Toyota, Daihatsu, dan Perodua dalam mobil listrik, serta komitmen kuat Daihatsu di pasar Indonesia, langkah ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem kendaraan listrik regional dan mendukung target nasional dalam pengembangan kendaraan ramah lingkungan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












