Laskar Bali Jet Lie Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Kejari dan Kantor Bupati Banyuwangi

JATIM, (M-RADARNEWS),-                  Laskar Bali Jer Lie Banyuwangi gelar aksi demo di dua lokasi yakni di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi di Jalan Jaksa Agung Suprapto dan di depan Kantor Bupati Banyuwangi di Jalan A. Yani Banyuwangi, pada Senin, 20 Maret 2023.

Aksi demo tersebut melibatkan ratusan anggota Laskar Bali jet Lie Banyuwangi yang di kawal ketat anggota kepolisian dari Polresta Banyuwangi, dan aksi demo tersebut berjalan dengan aman dan kondusif.

Ketua Harian Yahya Umar yang didampingi Ketua Umum Laskar Bali Jet Lie Team Banyuwangi H Ahmad Holik mengatakan, bahwa aksi ini sebagai aksi solidaritas terhadap teman-teman yang ada di Gunung Salakan yang memperjuangkan hak-haknya. Tapi pihaknya belum bersikap, hanya menyuarakan saja.

“Yang lainnya fokus pada kasus Nafiul Huda (NH) yang tersandung kasus dugaan korupsi kegiatan makan dan minuman (mamin) fiktif, dan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Banyuwangi. Tapi, NH hingga sekarang masih menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia,” ujarnya.

Terkait tindaklanjut kasus Mamin Fiktif, menurut Yahya Umar, selama 5 bulan, kasus NH masih belum ada pergerakan sama sekali. Dan saat bertemu Kasi Intel Mardiono menyatakan, bahwa kasus tersebut bukan tidak bergerak sama sekali.

“Bergerak, tapi belum bisa menyampaikan ke publik, karena masih dalam proses penyidikan terhadap orang-orang (tanda kutip) yang disangkakan ikut terlibat,” ungkap ketua haria Yahya Umar.

Ia menambahkan, pihaknya menyampaikan kepada Pemkab agar bisa mengerti dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat Banyuwangi. Jika ada pegawai pemerintahan sudah ditetapkan sebagai tersangka, seharusnya jangan sampai menjabat atau dinonaktifkan dari semua jabatan.

“Kami menuntut NH dinonaktifkan dari jabatannya, dan kami memberi waktu 7 hari kerja pada pihak Pemkab Banyuwangi untuk memberi jawaban,” tandasnya. (rd/sh)

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup