Tidak Sediakan Kantongan Plastik Sekali Pakai, DLH Singkil Apresiasi Indomaret
M-Radar News, Singkil – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Singkil mengapresiasi langkah Indomaret yang tidak menyediakan kantongan plastik sekali pakai bagi konsumen. Kebijakan itu dinilai mampu mengurangi pencemaran lingkungan dari sampah plastik.
Kepala DLH Aceh Singkil, Surkani, mengatakan apresiasi tersebut disampaikan pada Sabtu, 11 Juli 2026. Menurutnya, kebijakan peniadaan kantong plastik sekali pakai yang sempat diterapkan oleh sejumlah Indomaret di wilayah itu patut didukung.
“Kita mengapresiasi langkah Indomaret yang mendukung kebijakan pemerintah peniadaan penggunaan kantongan plastik sekali pakai bagi konsumen,” ujar Surkani.
Ia berharap kebijakan serupa dapat diikuti oleh toko atau tempat berbelanja lainnya di Kabupaten Aceh Singkil. Dengan begitu, upaya mengurangi sampah plastik bisa berjalan lebih luas.
“Kalau bisa kebijakan sosialisasi penggunaan kantong ramah belanja dengan tidak menyediakan kantongan plastik ini diikuti oleh toko atau tempat berbelanja lainnya di Aceh Singkil,” tambahnya.
Sementara itu, ditempat terpisah, salah seorang petugas Indomaret di Kabupaten Aceh Singkil, Sari, mengakui bahwa kebijakan peniadaan kantong plastik sekali pakai sempat diterapkan. Namun, saat ini kebijakan tersebut sudah tidak berjalan lagi.
“Kemarin kantongan plastik sempat ditiadakan, namun saat ini sudah kembali seperti biasa,” kata Sari pada hari yang sama.
Meski demikian, Surkani tetap mengapresiasi langkah awal yang telah dilakukan Indomaret. Ia menilai kesadaran untuk mengurangi plastik sekali pakai perlu terus didorong.
Seperti diketahui, penggunaan kantongan plastik sekali pakai di Kabupaten Aceh Singkil menjadi ancaman serius bagi pencemaran lingkungan. Sampah plastik sulit terurai dan dapat mencemari tanah serta perairan.
Langkah Indomaret yang sempat tidak menyediakan kantong plastik sekali pakai dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan. Meski belum konsisten, upaya tersebut patut diapresiasi.
DLH berharap ke depannya lebih banyak lagi toko dan pusat perbelanjaan yang menerapkan kebijakan serupa. Dengan demikian, jumlah sampah plastik dapat ditekan secara signifikan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk membawa kantong belanja sendiri saat berbelanja. Kesadaran individu menjadi kunci utama dalam mengurangi sampah plastik.
Sari mengaku pihaknya hanya mengikuti instruksi dari pusat. Kebijakan peniadaan kantong plastik diterapkan secara nasional, namun penerapan di lapangan masih fluktuatif.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











