KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal saat Sumsel Bhayangkara Run 2026
M-Radar News, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mengimbau pelanggan kereta api dari Stasiun Kertapati pada Minggu, 12 Juli 2026, agar datang lebih awal. Imbauan ini menyusul penyelenggaraan Sumsel Bhayangkara Run 2026 yang berpotensi menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan menuju stasiun.
Kegiatan lari massal dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 itu dipusatkan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC). Ribuan peserta dari berbagai daerah diperkirakan akan mengikuti acara tersebut.
Rute lomba dimulai dari Jakabaring Sport City, melintasi bawah Stasiun LRT DJKA, Bundaran Tugu Kelapa JSC, Jembatan Ampera, Simpang Charitas, berputar di Flyover Simpang Polda, kemudian kembali melewati Jembatan Ampera dan finis di Jakabaring Sport City. Selama kegiatan berlangsung, sejumlah ruas jalan di sepanjang lintasan diperkirakan mengalami kepadatan lalu lintas.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan operasional perjalanan kereta api tetap berjalan normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berlaku. Namun, pelanggan diminta mengatur waktu keberangkatan menuju stasiun agar tidak terdampak kemacetan.
“Kami mengimbau seluruh pelanggan, khususnya yang akan menggunakan KA Rajabasa maupun KA Bukit Serelo dari Stasiun Kertapati pada Minggu pagi, agar datang lebih awal ke stasiun. Meskipun perjalanan kereta api tetap beroperasi normal sesuai jadwal, potensi rekayasa lalu lintas dalam pelaksanaan Sumsel Bhayangkara Run 2026 perlu menjadi perhatian bersama agar pelanggan tidak tertinggal kereta karena terlambat tiba di stasiun,” ujar Aida.
Pada Minggu, 12 Juli 2026, KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang dijadwalkan berangkat pukul 08.30 WIB. Sementara itu, KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB.
Untuk mengantisipasi kemungkinan kemacetan maupun rekayasa lalu lintas, KAI Divre III Palembang menyarankan pelanggan sudah berada di Stasiun Kertapati minimal 45 hingga 60 menit sebelum jadwal keberangkatan. Waktu tersebut diperlukan untuk proses pemeriksaan identitas, boarding pass, hingga menuju peron dengan nyaman.
Selain datang lebih awal, pelanggan juga diminta menyiapkan dokumen identitas sebelum melakukan boarding pass. Identitas yang dapat digunakan antara lain e-KTP, SIM, paspor atau kartu identitas resmi lainnya yang memuat foto, sedangkan penumpang anak dapat menggunakan Kartu Keluarga atau identitas resmi sesuai ketentuan.
Aida juga mengajak seluruh pelanggan untuk menjaga ketertiban, keamanan dan kebersihan selama berada di area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan dan kedisiplinan waktu akan mendukung terciptanya perjalanan yang aman, nyaman dan menyenangkan.
KAI Divre III Palembang turut mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan Jakabaring dan Jembatan Ampera agar menyesuaikan waktu perjalanan serta memanfaatkan rute alternatif apabila diperlukan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran mobilitas selama pelaksanaan Sumsel Bhayangkara Run 2026.
Sebagai penyedia layanan transportasi publik, KAI berkomitmen memberikan pelayanan yang selamat, aman, nyaman dan tepat waktu kepada seluruh pelanggan. “Datang lebih awal merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk memastikan perjalanan tetap nyaman dan tidak tertinggal kereta. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan pengertian seluruh pelanggan dalam mendukung kelancaran operasional perjalanan kereta api,” tutur Aida.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












