ChatGPT Sempat Alami Gangguan Global, OpenAI Perkenalkan Sistem Tier Baru GPT-5.6
M-Radar News, Jakarta – ChatGPT mengalami gangguan global,pada 25 Juli 2026, membuat ribuan pengguna tidak bisa login dan mengakses fitur. Insiden ini terjadi di tengah perubahan besar sistem akses model AI lewat tier berlangganan yang baru diperkenalkan OpenAI.
Platform pemantau Downdetector mencatat lonjakan laporan pengguna mulai pukul 14.54 waktu setempat. Dalam waktu singkat, jumlah laporan mencapai lebih dari 1.560, naik drastis dari baseline normal yang hanya dua laporan.
Skala lonjakan ini mengindikasikan gangguan bersifat luas, bukan terbatas pada wilayah tertentu. Pengguna melaporkan kesulitan masuk, mengirim pesan, dan menggunakan fitur inti chatbot.
Gangguan memengaruhi versi web dan aplikasi seluler secara bersamaan. Rincian Downdetector menunjukkan ChatGPT sendiri mencakup 80 persen dari seluruh masalah, diikuti masalah aplikasi 8 persen, dan API 6 persen.
OpenAI mengonfirmasi gangguan melalui halaman statusnya dengan label “Elevated error rates.” Perusahaan menyatakan tim sedang menyelidiki dan menerapkan mitigasi. Layanan yang terdampak meliputi API, ChatGPT, dan Codex.
Meski demikian, catatan uptime OpenAI menunjukkan ChatGPT memiliki ketersediaan 99,66 persen, API 99,93 persen, dan Codex 99,98 persen dalam beberapa bulan terakhir. Gangguan seperti ini masih menjadi pengecualian.
Sementara itu, OpenAI baru saja merilis keluarga model GPT-5.6 pada 9 Juli 2026. Peluncuran ini tidak hanya sekadar model baru, tetapi juga reorganisasi cara pengguna mengakses model terbaik. OpenAI mengganti nomor versi dengan tiga tier kemampuan: Sol, Terra, dan Luna.
Ketiga tier ini diposisikan sebagai kategori jangka panjang yang dapat berevolusi seiring waktu.
“Kami memperkenalkan Sol, Terra, dan Luna sebagai keluarga kemampuan persisten sehingga pengguna dapat mengandalkan pengalaman yang konsisten meskipun model yang mendasarinya terus meningkat,” kata OpenAI dalam pengumuman.
Bagi pengguna, perubahan ini menggeser fokus dari “versi GPT mana yang saya gunakan?” menjadi “tier langganan mana yang saya bayar?”. GPT-5.6 hadir di ChatGPT, ChatGPT Work, Codex, dan API secara bersamaan.
Alih-alih menekankan nomor versi, OpenAI mengelompokkan model berdasarkan tujuan. Sistem penamaan ini juga memungkinkan OpenAI meningkatkan teknologi di balik Sol atau Terra tanpa mengubah langganan yang membukanya. Pengguna tetap pada paket yang sama sementara model terus berkembang.
Tangga langganan kini jauh lebih kompleks dibandingkan pemisahan awal antara Free dan Plus. Model akses bertingkat ini menjadi produk utama OpenAI.
Dalam dokumentasi produk, OpenAI menjelaskan tujuannya adalah terus meningkatkan kecerdasan yang tersedia di setiap tier kemampuan sehingga pelanggan mendapatkan manfaat dari perbaikan model tanpa perlu mengubah cara menggunakan ChatGPT.
Gangguan pada 25 Juli terjadi hanya beberapa minggu setelah peluncuran GPT-5.6. Belum ada pernyataan apakah pemadaman terkait dengan transisi sistem tier baru tersebut.
Hingga berita ini dimuat, OpenAI masih memantau pemulihan layanan. Pengguna disarankan memeriksa halaman status resmi OpenAI untuk pembaruan lebih lanjut.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








