Pemprov Jateng Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca Demi Padamkan TPA Putri Cempo

Kepala BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan saat jumpa pers di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (7/9/2026). Foto: dok/hum.

M-Radar News, Semarang Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng), mengambil langkah cepat dalam penanganan darurat kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Surakarta.

Mengingat cakupan api yang lebih luas dibanding tahun 2023, pemadaman kini diperluas dengan menggandeng BNPB untuk menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

​Kepala BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan membeberkan, bahwa operasi terpadu ini sudah berjalan lima hari. Berbagai rintangan medan yang sulit dijangkau darat diatasi melalui kombinasi taktik pemadaman udara menggunakan water bombing bantuan Polda Jateng.

​”Segala cara digunakan, baik dari jalur darat maupun udara. Di hari pertama kita menggunakan jalur darat, dan selanjutnya dibantu Polda Jateng dengan water bombing,” terang Bergas dalam jumpa pers di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (7/9/2026).

​Puncak dari rangkaian teknologi percepatan pemadaman ini dijadwalkan berlangsung pada 9h10 September 2026, melalui rekayasa cuaca oleh BNPB.

Langkah agresif ini diambil demi memangkas durasi penanganan yang pada kasus serupa di tahun 2023 lalu sempat memakan waktu hingga 24 hari.

​Sebelumnya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi yang telah turun tangan meninjau lokasi, pada Sabtu (5/9/2026) menegaskan, bahwa sinergi lintas sektoral menjadi kunci utama. Jajaran Pemprov, Pemkot Surakarta, TNI, dan Polri diinstruksikan bergerak cepat tanpa kompromi.

​”Ini harus tuntas, makin cepat makin bagus,” tandas Gubernur Luthfi.

​Selain menggenjot pemadaman, pemerintah memastikan keselamatan warga tidak diabaikan. Posko kesehatan darurat bersama distribusi masker serta logistik telah disiagakan secara masif guna melindungi kesehatan masyarakat sekitar dari ancaman dampak asap kebakaran.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup