Tekan Penyalahgunaan Narkotika, BNNK dan Lapas Banyuwangi Perkuat Program Rehabilitasi
M-Radar News, Banyuwangi – Upaya memperkuat rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika terus dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi dan sejumlah pihak terkait.
Penguatan sinergi tersebut dibahas Kepala BNNK Banyuwangi, Kombespol Rachmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M. bersama Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, A.Md.IP., S.AP., M.H., dalam pembahasan kerja sama rehabilitasi dengan LRPPN, Selasa (1/9/2026).
Rehabilitasi dinilai menjadi bagian penting dalam strategi pemberantasan narkotika, khususnya dalam menekan permintaan (demand) terhadap narkotika. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk membantu penyalahguna menjalani proses pemulihan dan mencegah mereka kembali menggunakan narkotika.
Dalam kerja sama tersebut, BNNK Banyuwangi, mendorong penguatan rehabilitasi sosial melalui pendampingan dan pembinaan. Program ini diharapkan dapat membantu penyalahguna memulihkan kondisi, serta kembali menjalankan fungsi sosialnya di lingkungan masyarakat.
Penguatan program juga menyasar kapasitas petugas Lapas. BNNK Banyuwangi, mendorong adanya pelatihan bagi petugas di bidang rehabilitasi agar memiliki kemampuan yang lebih memadai dalam memberikan dukungan terhadap proses pemulihan warga binaan.
Pelatihan tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek medis, tetapi juga mencakup pendekatan pemulihan lainnya, salah satunya melalui Universal Treatment and Recovery Curriculum (UTC) 5.
Selain itu, sejumlah metode pendukung rehabilitasi turut dibahas, termasuk hipnoterapi dan bekam. Penerapan metode tersebut nantinya tetap mempertimbangkan kebutuhan penerima layanan serta ketentuan dan standar yang berlaku.
BNNK Banyuwangi juga menilai, keberhasilan program rehabilitasi membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Karena itu, sinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) terus didorong untuk membangun layanan rehabilitasi yang lebih terpadu dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemulihan, sekaligus memperkuat upaya memutus siklus penyalahgunaan narkotika di Banyuwangi.
Dengan semakin kuatnya koordinasi antara BNNK Banyuwangi, Lapas Banyuwangi, LRPPN, serta instansi terkait, program rehabilitasi diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Banyuwangi Bersinar.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












