M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas dedikasinya dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan melindungi masyarakat.

Hal itu disampaikan Presiden saat memimpin acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Markas Besar Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025). Dalam sambutannya, Kepala Negara menegaskan pentingnya Polri terus memperkuat profesionalisme dan menjaga kedekatan dengan rakyat.

“Saya dalam hal ini menyampaikan penghargaan saya sebesar-besarnya, kepada seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia di manapun sedang bertugas,” ujar Presiden Prabowo.

Baca juga: Presiden Prabowo Pimpin Pemusnahan 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp29,37 Triliun

Presiden menjelaskan, sejak awal pemerintahan dirinya telah menugaskan Kapolri untuk memimpin tiga prioritas besar, yakni pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online. “Itu tiga hal yang saya titipkan kepada Kapolri di awal pemerintahan dan saya lihat, alhamdulillah, Polri bekerja dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum. “Jadi, polisi harus lebih sigap, harus kompak, kerja sama dengan TNI, dengan bea cukai, dengan kejaksaan, semua, semua lembaga, kita harus jadi satu tim. Saya selalu mengatakan, kita harus bekerja dengan teamwork. Jangan Ego sektoral, jangan loyalitas korps berlebihan. Kita satu korps, korps Merah Putih, korps NKRI,” tegasnya.

Terkait persepsi publik terhadap Polri, Presiden menilai kritik merupakan hal yang wajar terhadap lembaga besar, namun tidak boleh menutupi fakta bahwa Polri tetap menjadi garda terdepan penegakan hukum. “Polisi selalu dijelek-jelekin, selalu dimaki-maki. Di mana, seluruh dunia. Karena memang polisi tugasnya menertibkan,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga mengingatkan agar Polri senantiasa menjadi bagian dari rakyat, bekerja bersama masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah kejahatan. “Tentara harus jadi tentara rakyat, polisi harus jadi polisi rakyat. Rakyatlah yang nanti menjadi mata dan telinga bangsa,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Presiden Prabowo memberikan pesan moral kepada seluruh jajaran Polri agar tetap tegar menghadapi kritik dan tidak berkecil hati dalam menjalankan tugas.

“Terima kasih atas perhatian saudara. Selamat Kapolri. Sampaikan terima kasih saya kepada semua anggota polri di manapun sedang bertugas. Jangan ragu-ragu, jangan berkecil hati. Seorang abdi bangsa, seorang bhayangkara sering berbuat baik, tidak ada terima kasih. Berbuat salah sedikit, Tidak akan dilupakan,” pungkasnya.

 

 

 

 


Editor: Rachmad QHJ
Spread the love