Gangguan Mesin di Perairan Pulau Pari, Seluruh Penumpang KM Makmur Jaya Berhasil Dievakuasi Dishub DKI Jakarta
M-Radar News, Jakarta – Seluruh penumpang kapal tradisional KM Makmur Jaya yang mengalami gangguan mesin di perairan barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (5/7/2026), berhasil dievakuasi dengan selamat. Proses penyelamatan yang melibatkan sejumlah instansi berlangsung lancar tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan Kapal Penumpang Indra Kumala dan Kapal Patroli Hiu 5 setelah menerima laporan insiden tersebut.
“Keselamatan penumpang menjadi prioritas. Setelah menerima informasi, kami langsung mengerahkan dua kapal milik Dinas Perhubungan untuk membantu proses evakuasi bersama unsur terkait. Alhamdulillah, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan dapat melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pramuka sesuai tujuan,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, KM Makmur Jaya merupakan kapal tradisional milik masyarakat, bukan kapal yang dioperasikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kapal berangkat dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Pramuka pada pukul 08.15 WIB.
Namun sekitar pukul 09.55 WIB, kapal mengalami mati mesin di perairan barat Pulau Pari. Gangguan diduga terjadi karena bahan bakar tercampur air sehingga mesin tidak dapat beroperasi dan pelayaran terpaksa dihentikan.
Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 10.20 WIB. Tak lama berselang, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Dalam penanganan tersebut, Kapal Penumpang Indra Kumala dan Kapal Patroli Hiu 5 mengevakuasi 63 penumpang. Sementara penumpang lainnya dipindahkan menggunakan kapal milik BPBD DKI Jakarta, sedangkan warga Pulau Pari yang berada di dalam kapal tetap berada di pulau tersebut.
Pada pukul 13.20 WIB, seluruh penumpang yang dievakuasi telah tiba dengan selamat di Pulau Pramuka dan dapat melanjutkan aktivitas sesuai tujuan perjalanan.
Proses evakuasi melibatkan Dishub DKI Jakarta bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan, Kepolisian, BPBD DKI Jakarta, Satpol PP, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Sinergi lintas instansi tersebut memastikan proses evakuasi berjalan cepat, aman, dan lancar.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.









