Sinergi TNI-Polri Jaga Kelestarian Pesisir: Bakti Sosial Bersih Pantai Yeh Gangga
M-RADARNEWS.COM, BALI – Personel Kodim 1619/Tabanan bersama Polres Tabanan dan masyarakat menggelar bakti sosial bersih-bersih pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan rangkaian Pembinaan Tradisi Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, sekaligus wujud nyata sinergi TNI-Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Sejak pagi hari, sekitar pukul 06.30 WITA, puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, serta masyarakat setempat mulai berkumpul di area parkir pantai Yeh Gangga.
Setelah apel singkat yang dipimpin oleh Kapolres Tabanan AKBP Chandra Eko Purnomo, peserta dibagi menjadi beberapa regu untuk menyisir kawasan pantai sepanjang 2 kilometer. Mereka memungut sampah plastik, ranting kayu, botol bekas, styrofoam, dan berbagai jenis limbah lainnya yang mengotori pasir dan semak-semak di sekitar pantai.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.00 WITA, dengan total sampah terkumpul mencapai 1,5 ton. Sampah-sampah tersebut kemudian dipilah dan diangkut menggunakan truk sampah ke tempat pembuangan akhir sementara. Aksi ini tidak hanya membersihkan pantai, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Keikutsertaan personel Kodim 1619/Tabanan, menjadi bukti kuatnya sinergitas antara TNI dan Polri dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, bakti sosial bersih pantai merupakan langkah positif dalam membangun kepedulian lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Polres Tabanan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergitas dan semangat gotong royong antar seluruh komponen bangsa dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tegas Dandim.
Sinergi TNI-Polri ini bukanlah hal baru. Kedua institusi telah lama menjalin kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk penanganan bencana alam, pengamanan wilayah, dan pembangunan infrastruktur. Namun, aksi bersih pantai ini memiliki nilai lebih karena menyentuh isu lingkungan yang semakin mendesak.
Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2025 menunjukkan bahwa sampah plastik di laut Indonesia mencapai 1,2 juta ton per tahun, dan pantai-pantai di Bali menjadi salah satu titik rawan pencemaran.
Pantai Yeh Gangga, merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Tabanan. Kebersihan pantai sangat mempengaruhi kenyamanan wisatawan dan kelangsungan ekosistem laut. Dengan adanya kegiatan bersih-bersih ini, diharapkan kualitas lingkungan pesisir meningkat, sehingga menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran masyarakat. Banyak warga yang awalnya hanya menonton, kemudian ikut bergabung memungut sampah. Hal ini menunjukkan bahwa aksi nyata dari aparat dapat menjadi contoh dan memicu partisipasi publik.
Berikut adalah data jenis dan volume sampah yang berhasil dikumpulkan:
| Jenis Sampah | Volume (kg) | Persentase |
|---|---|---|
| Plastik (botol, kantong, styrofoam) | 800 | 53,3% |
| Ranting dan kayu | 400 | 26,7% |
| Logam dan kaca | 100 | 6,7% |
| Lain-lain (kain, puntung rokok, dll) | 200 | 13,3% |
| Total | 1.500 | 100% |
Data di atas menunjukkan, bahwa sampah plastik mendominasi, yang merupakan ancaman serius bagi biota laut. Oleh karena itu, sinergi TNI-Polri dalam kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mengurangi pencemaran plastik.
Kegiatan bakti sosial bersih pantai ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 14 (Ekosistem Lautan) dan poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Keterlibatan TNI dan Polri menunjukkan bahwa keamanan dan ketertiban tidak hanya terkait dengan aspek hukum, tetapi juga lingkungan hidup.
Ke depan, sinergi TNI-Polri diharapkan dapat terus diperkuat dengan program-program berkelanjutan, seperti pembentukan bank sampah di desa pesisir, pelatihan pengelolaan sampah bagi masyarakat, serta patroli rutin untuk mencegah pembuangan sampah liar. Dengan demikian, aksi bersih pantai tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi menjadi gerakan yang lestari.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu diperhatikan dalam menjaga kelestarian pesisir:
- Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, terutama di kawasan wisata.
- Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber.
- Memperkuat koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan komunitas lingkungan.
- Menerapkan sanksi tegas bagi pelaku pembuangan sampah ilegal di pantai.
Kapolres Tabanan AKBP Chandra Eko Purnomo menyatakan, bahwa kegiatan bersih pantai ini akan dijadwalkan secara rutin setiap bulan, melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.
“Kami berharap sinergi TNI-Polri ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ini adalah bentuk pengabdian kami kepada masyarakat dan alam,” ujarnya.
Dandim 1619/Tabanan menambahkan, bahwa TNI siap mendukung setiap program yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga ikut serta dalam pembangunan dan pelestarian lingkungan. Gotong royong adalah budaya kita, dan harus terus dirawat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Semangat kebersamaan yang terbangun antara TNI, Polri, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pantai Yeh Gangga kini kembali bersih, namun tantangan ke depan adalah mempertahankan kebersihan tersebut. Dengan sinergi yang kuat, bukan tidak mungkin Indonesia akan memiliki pantai-pantai yang bebas sampah dan lestari. (*)
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











