Al Nassr FC Tak Punya Wakil di Final Piala Dunia 2026, Laporte Jadi Korbannya

Al Nassr FC Tak Punya Wakil di Final Piala Dunia 2026, Laporte Jadi Korbannya

M-Radar News, Al Nassr FC tidak memiliki pemain yang menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah tidak satupun pemainnya masuk dalam skuad Spanyol yang mengalahkan Argentina di final. Kegagalan ini disorot karena Aymeric Laporte, bek yang pernah membela Al Nassr, justru tidak dipanggil akibat masalah internal klub.

Menurut laporan Goal.com, keberhasilan Spanyol di Piala Dunia 2026 tidak diwarnai oleh pemain dari Roshn League. Padahal pada Euro 2024, liga Arab Saudi itu menyumbang Nacho Fernandez dan Laporte. Namun kali ini, La Roja menurunkan skuad tanpa satu pun kontestan dari Saudi.

Kasus Laporte menjadi sorotan tajam. Bek yang kini membela Athletic Bilbao tersebut sebelumnya menjalani masa sulit di Al Nassr di bawah pelatih Stefano Pioli. Ia mendapat sanksi yang membuatnya harus berlatih sendiri dan absen pada akhir musim. Laporte kemudian menyebut suasana di klub tidak kondusif karena pergantian staf yang konstan.

“The Athletic melaporkan bahwa Marcos Llorente hampir bergabung dengan Al Ahli pada 2023, tetapi batal di menit akhir. Sementara Ferran Torres menolak tawaran menggiurkan dari Kerajaan Arab Saudi untuk bertahan di Barcelona, lalu mencetak gol kemenangan bagi Spanyol melawan Argentina,” demikian isi laporan tersebut.

Meski demikian, Roshn League tetap mendapat keuntungan finansial dari Piala Dunia 2026. FIFA mengucurkan dana 4.300 euro per hari per pemain untuk setiap klub yang melepas pemainnya, dengan total anggaran 305,3 juta euro. Al-Hilal menjadi klub Saudi yang paling untung karena mengirim 12 pemain, disusul Al Ahli dan Al Nassr yang masing-masing mengirim sembilan pemain.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo, bintang utama Al Nassr, juga tidak mampu membawa Portugal juara. Timnya tersisih di babak perempat final. Ke depannya, masa depan Ronaldo di timnas Portugal menjadi tanda tanya. Mantan rekan setimnya di Manchester United, Mikael Silvestre, meragukan Ronaldo bisa tampil di Piala Dunia 2030 karena faktor usia.

“Saya pikir warisan mereka perlu dipikirkan. Tidak masuk akal secara olahraga untuk mencoba terus bermain. Tuntutan fisik terlalu besar,” ujar Silvestre kepada Goal. CR7 akan berusia 45 tahun saat Piala Dunia 2030 digelar, sementara Messi akan berusia 43 tahun.

Pelatih anyar Portugal, Jorge Jesus, yang pernah menangani Ronaldo di Al Nassr, membuka peluang sang megabintang untuk memperpanjang karier internasionalnya hingga Euro 2028. Namun keputusan final masih menunggu.

Berbeda dengan Laporte, bek kiri Al Nassr, Theo Hernandez, justru bertahan bersama Prancis hingga perebutan tempat ketiga, meski gagal meraih medali. Ivan Toney membantu Inggris meraih perunggu.

Al Qadsiah, klub Saudi lainnya, mengirim enam pemain dan menyaksikan Julian Quinones tampil impresif dengan empat gol dan satu assist dalam lima pertandingan. Secara total, 49 pemain Roshn League tampil di Piala Dunia 2026, tetapi langkah final tetap terlewat.

Di luar itu, laporan Corriere dello Sport menyebut Manchester United siap menawarkan 50 juta euro untuk gelandang Prancis Manu Kone, yang menjadi bintang di Piala Dunia 2026. Namun klub asal Inggris itu juga masih memburu pemain lain di bursa transfer.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup