Malaysia Resmi Gantikan Bahrain Gelar Formula 1 di Sirkuit Sepang
M-Radar News, Malaysia resmi menjadi tuan rumah pengganti Grand Prix Bahrain di Sirkuit Internasional Sepang pada 2-4 Oktober 2026. Keputusan ini diumumkan oleh Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dan dikonfirmasi oleh pihak Formula 1. Balapan bertajuk Formula 1 Gulf Air Bahrain Grand Prix tersebut akan digelar setelah sembilan tahun absen dari kalender F1.
Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan bahwa Malaysia tidak perlu membayar biaya registrasi kepada perusahaan Formula 1. “Kami akan menyelenggarakannya tanpa membayar biaya pendaftaran ke perusahaan Formula 1. Gratis,” ujarnya dalam acara Semarak Kenegaraan di Gemas, seperti dikutip dari sumber resmi.
Menurut Anwar, biaya yang dikeluarkan pemerintah hanya sekitar RM10 juta hingga RM16 juta untuk peningkatan minor di Sirkuit Sepang. “Meskipun ada pengeluaran, itu hanya untuk sedikit meningkatkan trek balap yang saat ini digunakan untuk kendaraan bermotor, sepeda motor, dan aktivitas lainnya,” jelasnya.
Pembebasan biaya tersebut merupakan hasil dari diplomasi antara Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa dan Yang di-Pertuan Agong Malaysia Sultan Ibrahim. Malaysia terpilih dari puluhan negara karena stabilitas, administrasi efisien, dan infrastruktur yang kuat.
Sementara itu, Tunku Panglima Johor Tunku Abdul Rahman Sultan Ibrahim menyambut baik kembalinya F1 ke Malaysia. Ia berharap penyelenggara, termasuk Petronas Sepang International Circuit (SIC), dapat memberikan pengalaman kelas dunia bagi penggemar. “Saya berharap penyelenggara, termasuk Petronas SIC, dapat melakukan pekerjaan yang hebat dengan acara ini dan memberikan pengalaman terbaik bagi penggemar balap, terutama basis penggemar lokal Malaysia yang telah lama menantikan F1 kembali ke negara kita,” katanya dalam pernyataan resmi.
Tunku Abdul Rahman juga mengingat kenangan pribadinya di Sirkuit Sepang. “Sepang selalu menjadi tempat spesial, di mana saya menonton balapan F1 pertama saya bersama almarhum kakek saya pada era Schumacher tahun 2000-an, hingga balapan terakhir pada 2017. Membawa F1 kembali adalah sorotan positif bagi Malaysia di peta dunia,” tambahnya.
Menurut jadwal yang dirilis, GP Bahrain di Malaysia akan menjadi seri ke-21 dari 23 balapan musim 2026. Balapan ini ditempatkan di antara GP Azerbaijan (26 September) dan GP Singapura (11 Oktober). Sebelumnya, GP Bahrain batal digelar pada April 2026 karena alasan keamanan akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. GP Arab Saudi yang dijadwalkan setelahnya juga turut dibatalkan.
CEO Formula 1 Stefano Domenicali menyatakan kegembiraannya atas kesepakatan ini. “Kami dengan senang hati mengonfirmasi bahwa Malaysia akan menjadi tuan rumah GP Bahrain pada 2026. Sekali lagi, olahraga ini telah menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi, menemukan solusi, dan mewujudkannya, menciptakan momen yang menarik bagi semua orang yang mengikuti Formula 1,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Sirkuit Sepang sebelumnya menggelar GP Malaysia dari 1999 hingga 2017. Pembalap terakhir yang menang di sirkuit ini adalah Max Verstappen. Nama-nama besar seperti Michael Schumacher, Lewis Hamilton, Sebastian Vettel, dan Fernando Alonso juga pernah meraih kemenangan di sana. Selain F1, Sepang juga menjadi tuan rumah MotoGP sejak 1999 hingga kini, kecuali pada 2020 dan 2021 karena pandemi COVID-19.
Perdana Menteri Anwar juga mengisyaratkan kemungkinan tiket dengan harga lebih terjangkau bagi penggemar. “Kami sedang mempelajari tiket Madani untuk balapan F1 agar lebih mudah diakses,” katanya dalam kesempatan terpisah.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.










