Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Akan Dibangun Kembali, Pemprov DKI Jamin Pembelajaran Siswa Tetap Berjalan
M-Radar News, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, memastikan proses belajar mengajar bagi siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tetap berlangsung normal meski gedung sekolah masih dalam tahap persiapan pembangunan kembali.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi sekolah tersebut dan memastikan penanganannya akan segera diselesaikan.
“Saya sudah mendapat laporan dari jajaran terkait. Tentunya saya berikan perhatian khusus agar segera ditangani. Saya pastikan akan segera kami selesaikan,” ujar Pramono di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Diketahui, sebagian rangka atap SDN Kebayoran Lama Selatan 09 roboh pada November 2024. Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, bangunan sekolah dinyatakan mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi layak digunakan.
Demi menjamin keselamatan warga sekolah, gedung dikosongkan sejak 27 November 2024. Selanjutnya, sebanyak 270 siswa dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di lokasi bersebelahan. Selama masa transisi, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem dua shift.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) DKI Jakarta, Nahdiana mengatakan, bahwa keselamatan peserta didik tetap menjadi prioritas tanpa mengesampingkan kualitas pendidikan.
Menurutnya, meski proses pembelajaran dilakukan dengan sistem dua shift, seluruh kegiatan belajar tetap mengacu pada kurikulum nasional dan didampingi oleh guru sesuai standar yang berlaku.
“Kami terus melakukan pendampingan agar proses belajar mengajar berlangsung efektif. Yang terpenting, tidak ada satu pun anak yang kehilangan haknya untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas selama proses pembangunan sekolah dipersiapkan,” katanya.
Nahdiana menambahkan, pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 telah memasuki tahap perencanaan melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED) sejak 2025. Dokumen tersebut menjadi dasar teknis pelaksanaan pembangunan yang akan kembali diusulkan pada Tahun Anggaran 2027.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Marulina Dewi mengatakan, Pemprov DKI terus berupaya menjaga keterbukaan informasi kepada masyarakat sekaligus memastikan pelayanan pendidikan tetap berjalan optimal.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus mengawal proses pembangunan sekolah sesuai tahapan yang telah disusun, sehingga para siswa nantinya dapat kembali belajar di gedung yang aman, nyaman, dan memenuhi standar sarana pendidikan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












