Norway Tumbangkan Brazil, Haaland Bawa Timnya ke Perempat Final Piala Dunia 2026
M-Radar News, Norway berhasil menyingkirkan Brazil dari Piala Dunia 2026 setelah menang 2-1 di babak 16 besar, Minggu (5/7/2026) waktu setempat. Erling Haaland menjadi pahlawan dengan dua gol di 11 menit terakhir.
Pertandingan yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, itu menjadi pukulan telak bagi Brazil. Ini adalah kali pertama mereka tersingkir secepat ini sejak Piala Dunia 1990.
Norway tampil percaya diri sejak awal. Kiper Orjan Nyland menjadi bintang dengan penyelamatan gemilang, termasuk menepis penalti Bruno Guimaraes di babak pertama.
Gol baru tercipta di menit ke-79. Haaland memanfaatkan umpan silang untuk menaklukkan kiper Brazil. Tujuh menit kemudian, ia kembali menjebol gawang lawan dengan tendangan keras.
Brazil sempat memperkecil kedudukan lewat penalti Neymar di masa injury time. Namun itu terlambat. Norway memastikan kemenangan dan lolos ke perempat final.
Kekalahan ini menjadi pahit bagi Brazil. Mereka mengincar gelar pertama sejak 2002, namun harus pulang lebih awal. Pelatih Carlo Ancelotti, yang ditunjuk untuk mengakhiri paceklik gelar, gagal membawa timnya melaju.
Bagi Norway, ini adalah pencapaian bersejarah. Mereka lolos ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Haaland kini sejajar dengan Lionel Messi dan Kylian Mbappe sebagai topskorer sementara dengan tujuh gol.
Di sisi lain, kapten Norway Martin Odegaard juga tampil impresif. Ia memimpin rekan-rekannya dengan tenang dan menjadi motor serangan. Odegaard sebelumnya dikabarkan akan hengkang ke Galatasaray, namun kabar itu dibantah keras oleh sumber di Arsenal.
Sempat beredar laporan dari jurnalis Turki Selman Ozturk yang menyebut Odegaard telah sepakat pindah ke Galatasaray. Namun laporan itu langsung ditepis oleh Goal.com yang menyebutnya ‘benar-benar palsu’. Odegaard diyakini akan tetap menjadi bagian penting Arsenal musim depan.
Selain aksi di lapangan, fenomena suporter Norway juga mencuri perhatian. Ribuan pendukung melakukan ‘Viking Row’, sebuah koreografi duduk dan mendayung seperti perahu Viking sambil berteriak ‘Ro!’ sebelum pertandingan.
Ritual ini terinspirasi dari sejarah Viking dan diciptakan oleh suporter Ole Frøystad pada Desember 2025. Ia mendapat ide setelah melihat semangat kebersamaan. “Sungguh menyenangkan melihat orang-orang berkumpul dan mendayung bersama. Ini menciptakan rasa persatuan,” kata Frøystad kepada FIFA.
Torstein Hamran, pengurus klub suporter Oljeberget Supporterklubb, menjelaskan bahwa ide tersebut kemudian dikembangkan. Mereka merekam lagu berjudul ‘Viking Blood’ yang dirilis pada Maret 2026. Lagu itu menjadi salah satu lagu terpopuler di Norway.
Hamran mengakui awalnya respons beragam. “Beberapa orang menyukainya, yang lain menganggapnya konyol. Kami belum pernah mencobanya sebelumnya dan saat itu tidak terlalu mengesankan,” ujarnya.
Namun setelah Norway mengalahkan Swedia 3-1 pada Juni 2026, video instruksional Viking Row menyebar. Sejak itu, perhatian publik tertuju pada koreografi tersebut. Hamran mengatakan bagian tersulit adalah membuat suporter duduk. “Karena berdiri adalah hal alami bagi suporter, meminta semua duduk adalah bagian tersulit. Tapi semua harus duduk agar gerakan mendayung bisa berjalan,” jelasnya.
Usai kemenangan atas Pantai Gading, para pemain Norway meminjam drum Hamran untuk ikut merayakan di lapangan. “Para pemain ingin drum saya. Saya harus berlari melintasi beberapa sektor stadion untuk memberikannya kepada mereka. Drum bekas kecil yang saya beli tahun 2023 itu kini terkenal di seluruh dunia,” ujar Hamran.
Bagi Frøystad, mendengar ribuan orang meneriakkan ‘Ro!’ di luar stadion adalah momen paling membanggakan. “Mendengar orang-orang berteriak ‘Ro!’ di jalan-jalan New York sungguh luar biasa,” katanya.
Norway selanjutnya akan menghadapi pemenang antara tuan rumah Meksiko atau Inggris di Miami pada 11 Juli 2026.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








