Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Persiapan Hadapi Liga yang Lebih Menantang
M-Radar News, Gianyar – Persebaya Surabaya sukses menorehkan sejarah dengan menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dramatis di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis malam (6/8/2026). Kemenangan ini mengakhiri penantian selama 22 tahun bagi klub berjuluk Bajul Ijo dan menjadi hadiah istimewa menjelang perayaan satu abad berdirinya klub.
Dalam pertandingan final yang berlangsung ketat dan penuh emosi, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu usai. Persebaya membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Ramadhan Sananta pada menit ke-20, namun Persib menyamakan skor empat menit kemudian lewat Patricio Matricardi. Meski Persib harus bermain dengan 10 orang karena kartu merah Mariano Peralta, tidak ada gol tambahan tercipta sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Persebaya berhasil unggul 6-5 dalam drama tos-tosan tersebut.
Kemenangan ini menjadi gelar Piala Presiden pertama bagi Persebaya dan membawa hadiah uang sebesar Rp8 miliar, sebuah peningkatan dari hadiah sebelumnya sebesar Rp6 miliar. Runner-up Persib memperoleh Rp3,5 miliar, sedangkan peringkat ketiga dan keempat diraih oleh Persija Jakarta dan Arema FC dengan hadiah masing-masing Rp2,5 miliar dan Rp1,5 miliar.
Kapten Persebaya, Francisco Rivera, yang juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen, menyatakan kegembiraannya atas keberhasilan tim. Ia menilai gelar ini meningkatkan kepercayaan diri seluruh pemain menjelang kompetisi BRI Liga 1 musim 2026/2027 yang diprediksi akan berlangsung panjang dan penuh tantangan. Rivera menekankan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh elemen tim.
Penjaga gawang Reza Arya Pratama yang bergabung dengan Persebaya pada bursa transfer musim ini juga turut memberikan kontribusi signifikan. Didatangkan sebagai pelapis Ernando Ari, Reza Arya berhasil beradaptasi cepat di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares, yang sudah mengenal kemampuannya sebelumnya.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi Persebaya. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas kerja keras, disiplin, dan semangat juang seluruh pemain, pelatih, ofisial, serta dukungan luar biasa dari para suporter Bonek dan Bonita. Khofifah berharap keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus mengharumkan nama Jawa Timur dan membawa sepak bola Indonesia ke tingkat yang lebih maju.
Dengan gelar Piala Presiden 2026 ini, Persebaya tidak hanya menambah koleksi trofi, tetapi juga mendapatkan suntikan semangat besar untuk menghadapi kompetisi musim reguler yang lebih berat. Liga yang akan datang diperkirakan akan menantang dengan persaingan ketat antar klub. Persebaya pun diprediksi akan tampil lebih percaya diri dan solid setelah keberhasilan di turnamen pramusim ini.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











