Geely Terapkan Dua Konsep Diler, Mobil Konvensional Dipisahkan

Geely Terapkan Dua Konsep Diler, Mobil Konvensional Dipisahkan. Foto: dok/google.

M-Radar News – Geely Auto Indonesia mengumumkan strategi baru dalam pengembangan jaringan diler yang membagi konsep showroom menjadi dua, yaitu showroom Galaxy dan showroom Geely, guna memisahkan pemasaran produk kendaraan listrik dan mesin konvensional.

Strategi ini mulai diterapkan pada diler Elite Bekasi yang merupakan cabang terbaru dengan logo berbeda dari jaringan diler Geely sebelumnya.

Diler tersebut khusus menawarkan produk-produk dari lini Galaxy yang berfokus pada kendaraan elektrifikasi seperti battery electric vehicle (BEV) dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso menjelaskan, bahwa pemisahan ini dilakukan untuk mengoptimalkan fokus pasar dan segmentasi produk yang ditawarkan.

“Memang benar, Geely sedang mengembangkan ke depannya berupa dua konsep yakni showroom Galaxy dan yang Geely. Ini (diler Elite Bekasi) adalah salah satu yang pertama di mana kita hanya tawarkan untuk produk-produk Galaxy,” ujar Herlijoso dikutib kumparan, Jumat (18/9/2026).

Geely Auto Indonesia merupakan bagian dari Geely Holding Group yang memiliki beberapa merek otomotif global seperti Zeekr, Lynk&Co, Volvo Cars, Lotus, Polestar, LEVC, dan Farizon Auto.

Di Indonesia, model kendaraan dari lini Galaxy termasuk Geely EX2 yang dikenal juga sebagai Galaxy Lucky Star atau Galaxy Starship versi dalam negeri, merupakan produk dengan teknologi elektrifikasi.

Sementara itu, lini Geely Auto yang dijual secara konvensional meliputi beberapa model SUV seperti Monjaro, Coolray, Okavango, dan Emgrand. Secara visual, logo Geely Auto berbentuk perisai dengan enam bidang segi di dalamnya, sedangkan logo Galaxy menggunakan enam bidang segi empat dengan bingkai berbentuk kotak.

Dengan pembagian konsep diler ini, Geely berharap dapat lebih efektif dalam melayani pelanggan dengan preferensi kendaraan yang berbeda, sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar otomotif Indonesia yang kini mulai bergeser ke arah elektrifikasi.

Langkah ini juga mencerminkan strategi global Geely Holding Group dalam menghadapi tren perkembangan teknologi otomotif dan kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup