Persebaya Kalahkan Persija 1-0 di Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Beberkan Kunci Kemenangan
M-Radar News, Persebaya Surabaya memulai langkah di Grup B Piala Presiden 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas rival abadi Persija Jakarta. Gol tunggal tercipta melalui gol bunuh diri bek Persija, Radovan Pankov, pada menit ke-64 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026) malam. Kemenangan ini menjadi modal awal penting bagi Bajul Ijo dalam persiapan menuju Super League 2026/2027.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan bahwa strategi penekanan tinggi (high pressing) menjadi kunci utama kemenangan timnya. Menurut Tavares, gol lahir dari tekanan intens yang memaksa lini belakang Persija melakukan umpan balik buruk ke arah penjaga gawang.
“Gol yang menentukan pertandingan berawal dari pressing tinggi yang kami lakukan dengan sangat baik hingga lawan melakukan umpan yang buruk ke penjaga gawang. Kadang-kadang keberuntungan memang perlu, tetapi keberuntungan datang dari kerja keras,” ujar Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan.
Pelatih asal Portugal ini menambahkan bahwa timnya tampil seimbang, baik saat menguasai bola maupun bertahan. Ia juga menilai anak asuhnya menciptakan lebih banyak peluang berbahaya dibandingkan Macan Kemayoran. Sejumlah peluang emas tercipta melalui Francisco Rivera, Ramadhan Sananta, dan Miguel Pereira, meski belum berujung gol tambahan.
Meski puas dengan tiga poin perdana, Tavares mengaku terkejut dengan tingginya intensitas pertandingan. Untuk ukuran turnamen pramusim, persaingan di lapangan berlangsung sangat panas dan menguras stamina. Hal itu bahkan memaksanya mengubah taktik pergantian pemain yang telah direncanakan.
“Ini pertandingan yang sangat intens untuk ukuran pramusim. Saya punya rencana melakukan beberapa pergantian pemain, tetapi karena intensitas pertandingan sangat tinggi, saya tidak bisa memasukkan pemain yang sudah saya rencanakan,” jelasnya.
Di balik kemenangan, Tavares memberikan evaluasi mengenai disiplin pemain. Persebaya mengoleksi beberapa kartu kuning, termasuk yang diterima bek Yuran Fernandes. Ia berharap anak asuhnya bisa lebih tenang dan disiplin pada pertandingan selanjutnya.
Sementara itu, pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski kalah. Ia tetap bangga karena para pemain tetap memberikan usaha maksimal hingga peluit panjang berbunyi.
“Kedua tim memang bekerja keras dan saya berterima kasih kepada para pemain Persija karena tetap memberikan yang terbaik di lapangan. Kami belum pernah latihan taktik dan belum bisa menyatukan permainan antarpemain. Mungkin dari pandangan suporter permainan kami belum tajam, tetapi secara fisik akan makin membaik,” ungkap Shin.
Shin Tae-yong menjelaskan bahwa mepetnya waktu persiapan menjadi kendala utama. Skuad Macan Kemayoran baru berkumpul dan menjalani latihan dalam waktu sangat singkat. Hal itu membuat tim pelatih belum sempat memberikan porsi latihan taktik yang mendalam. Menyinggung gol bunuh diri, Shin menilai itu murni karena komunikasi yang belum sempurna antara lini belakang dan penjaga gawang.
Bek kanan Persija, Ilham Rio Fahmi, mengakui kekalahan dari Persebaya bukanlah hasil yang mudah diterima. Namun, ia yakin timnya bisa berkembang seiring waktu.
“Ini bukan pertandingan yang mudah bagi kami karena baru latihan sekitar satu sampai dua minggu. Kami belum ada persiapan fisik yang maksimal, tetapi saya percaya tim ini bisa melangkah lebih jauh dan lebih baik lagi ke depannya,” kata Rio.
Meski menang, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengingatkan pemain agar tidak cepat puas. Ia menekankan bahwa tim masih berada pada fase awal persiapan dan masih banyak ruang untuk berkembang.
“Kami baru menjalani sekitar tiga pekan masa persiapan dan ini baru pertandingan kedua kami, menghadapi salah satu tim terbaik di Indonesia. Saya melihat masih banyak ruang untuk berkembang. Namun, saya senang karena tim bermain dengan kompak dan menunjukkan organisasi permainan yang baik,” ujar Tavares.
Tavares juga membuka peluang mendatangkan pemain baru sebelum bursa transfer ditutup. Ia menegaskan komposisi skuad masih bisa berubah dan fokus saat ini pada pemain yang ada, termasuk memantau pemain akademi.
“Sampai bursa transfer ditutup, semuanya masih mungkin terjadi. Saat ini, kami fokus pada pemain yang kami miliki. Kami juga sedang memperhatikan beberapa pemain akademi,” kata Tavares.
Dalam laga tersebut, Persebaya lebih banyak memainkan pemain asing karena intensitas yang tinggi. Namun, Tavares memastikan pemain lokal tetap mendapat kesempatan jika menunjukkan performa terbaik saat latihan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












