Sukses Gelar Porkab, Percasi Tuban Perkuat Pembinaan Atlet Catur Berprestasi
M-Radar News, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tuban sukses menggelar Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) ke IX tahun 2026. Ajang ini digelar selama dua hari di Lapangan Basket GOR Rangga Jaya Anoraga, pada Sabtu-Minggu, 25-26 Juli 2026. Porkab IX tersebut diikuti kurang lebih 70 atlet dari 20 kecamatan di Kabupaten Tuban.
Setiap kecamatan maksimal mengirimkan 4 atlet dengan rincian 2 putra dan 2 putri, sedangkan ada pula kecamatan yang mengirimkan 2 atlet. Ketua Percasi Kabupaten Tuban, Suwandi, menyatakan Porkab IX ini diikuti seluruh atlet catur asli putra daerah. Usia atlet dibatasi maksimal 21 tahun. Sebelum mengikuti ajang porkab, mereka lebih dulu diseleksi tingkat kecamatan dan diambil 2 atlet putra dan 2 putri.
"Jadi mereka sebelum bertanding di Porkab lebih dulu mengikuti seleksi di tingkat kecamatan," ujar Suwandi. Ketua Alumni Unirow Tuban ini menambahkan bahwa dalam Porkab IX, para atlet bertanding sebanyak 7 babak menggunakan sistem Swiss. Format turnamen ini sudah tidak ada lagi bermain catur dengan sistem gugur. Para peserta saling bertemu dalam jumlah babak tetap yang melawan lawan dengan perolehan skor setara.
"Artinya tidak ada pemain yang tersingkir di tengah jalan," ucap Wandi, sapaan akrabnya. Menurut Wandi, jumlah atlet yang mengikuti Porkab tahun 2026 ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Cabor Catur merupakan olahraga wajib yang harus diikuti setiap kecamatan dalam rangka menyukseskan Porkab ke IX. Berkat dorongan ini dan upaya pembinaan yang semakin kuat, atlet yang dikirim seluruhnya memiliki potensi besar.
"Seluruh atlet yang bertanding di ajang porkab tahun ini bukan atlet comotan. Tapi memang betul-betul atlet binaan Percasi Tuban yang telah tersebar di berbagai kecamatan," tegasnya. Ia berharap geliat catur terus tumbuh dan semakin besar, sehingga nantinya bisa memunculkan atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Tuban. Hasil juara porkab ini bisa menjadi bahan pertimbangan dalam menyiapkan Porprov 2027 yang akan diselenggarakan di Kota Surabaya.
"Bisa juga menjadi salah satu pertimbangan untuk menyiapkan event Porprov yang akan datang. Maka dari itu kami berharap atlet catur kami bisa masuk di Puslatkab KONI Tuban," harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Budporapar) Kabupaten Tuban, M Emawan Putra, memberikan apresiasi kepada pengurus Percasi Tuban yang sukses menggelar Porkab IX dengan lancar. Ia membenarkan bahwa atlet catur di Bumi Ronggolawe semakin banyak dan hampir setiap kecamatan ada.
"Jika melihat grafiknya, catur dalam 4 tahun terakhir ini semakin banyak atletnya dan prestasinya terus berkembang," tutur Emawan. Ia berpesan agar proses pembinaan terus dilakukan oleh Percasi dan bisa berkoordinasi dengan KONI serta Dinas Budporapar. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan iklim yang baik dan harmonis, sehingga melahirkan atlet-atlet unggul dan berprestasi. "Semoga ke depan atlet catur di Kabupaten Tuban semakin berprestasi," pungkas Emawan.
Selain melaksanakan Porkab IX, Percasi Tuban juga menggelar turnamen Piala Ketua Percasi Tuban tahun 2026. Event ini diikuti 40 orang yang usianya senior. Pada ajang ini diambil juara 1, 3, serta juara 4 hingga 10 besar dengan total hadiah Rp 3 juta. Sementara itu, untuk juara Porkab IX tahun 2026, catur putri rangking 1 diperoleh Alina Fadhila Putri Azzahra dari Kecamatan Bangilan. Juara 2 diraih Syifa Sukma Pertiwi dari Kecamatan Plumpang, dan juara 3 bersama didapat Asti Sekaring Idea dari Kecamatan Palang serta Annabelle Halona Setyawan dari Kecamatan Jenu.
Untuk turnamen catur putra Porkab IX, juara 1 diraih AO Romansyah dari Kecamatan Plumpang dan juara 2 didapat oleh Muhammad Arjun, juga dari Kecamatan Plumpang. Sedangkan juara 3 bersama diraih oleh Muhammad Fahmi dari Kecamatan Palang dan Rafi Prawira dari Kecamatan Soko.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












