Kemenkum Bali Perkuat Sinergi Pelindungan KI Komunal dengan BPD

Kemenkum Bali Perkuat Sinergi Pelindungan KI Komunal dengan BPD

M-Radar News, Denpasar – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Bali menggelar audiensi dengan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali untuk memperkuat sinergi pelindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK). Pertemuan berlangsung di Kantor Pusat BPD Bali, Renon, Denpasar, Senin 13 Juli 2026.

Audiensi ini membahas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengelola KIK sebagai aset strategis daerah yang mencerminkan identitas dan kearifan lokal Bali.

Kepala Kanwil Kemenkum Bali, Eem Nurmanah, hadir didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum I Wayan Redana, Kepala Bidang Pelayanan KI Isya Nalapraja, serta jajaran bidang pelayanan KI. Rombongan disambut Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma bersama manajemen BPD Bali.

Dalam pertemuan itu, Kemenkum Bali memaparkan rancangan kolaborasi, termasuk wacana pengadaan Galeri KIK Sanga Ghumi Bali. Galeri ini direncanakan menampilkan miniatur potensi KIK dari seluruh kabupaten dan kota di Bali.

Eem Nurmanah menekankan bahwa kolaborasi dengan dunia perbankan daerah adalah langkah krusial. “Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BPD Bali, sangat penting bagi kami dalam memfasilitasi pelindungan KIK secara berkelanjutan,” ujarnya.

“Melalui audiensi ini, kami berharap dapat membangun kemitraan strategis, salah satunya lewat wacana penyediaan Galeri KIK Sanga Ghumi Bali yang dirancang sebagai sarana edukasi, apresiasi, serta promosi budaya daerah,” jelas Eem.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma memberikan apresiasi. “Kami menyambut baik inisiatif sinergi dari jajaran Kanwil Kemenkum Bali. BPD Bali selalu berkomitmen mendukung program-program yang memajukan kearifan lokal,” ungkapnya.

“Terkait usulan-usulan kerja sama yang dibahas hari ini, termasuk rancangan galeri, tentu akan kami pelajari lebih lanjut secara internal agar kolaborasi ke depan dapat berjalan optimal dan selaras dengan visi bersama,” tambah Nyoman Sudharma.

Kedua belah pihak berharap audiensi ini menjadi langkah awal yang kokoh untuk mempererat kemitraan kelembagaan. Sinergitas yang terjalin diharapkan tidak hanya meningkatkan fungsi edukasi kepada masyarakat, tetapi juga berdampak nyata pada kelestarian budaya dan penguatan identitas kekayaan intelektual di Provinsi Bali.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup