145 Kader Posyandu Tanjungpinang Perkuat Layanan Kesehatan Lewat Bimtek

145 Kader Posyandu Tanjungpinang Perkuat Layanan Kesehatan Lewat Bimtek

M-Radar News, Tanjungpinang – Sebanyak 145 kader Posyandu di Kota Tanjungpinang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu dalam Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan. Kegiatan berlangsung di Trans Convention Center Aston Tanjungpinang, Selasa, 14 Juli 2026, sebagai upaya meningkatkan kompetensi kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan transformasi Posyandu yang diterapkan sejak 2024 telah memperluas cakupan pelayanan kesehatan. Posyandu kini melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak usia sekolah, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.

“Pelayanan ini diberikan secara menyeluruh kepada seluruh kelompok usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia yang mencakup lima siklus kehidupan,” kata Rustam.

Perubahan tersebut diikuti dengan peningkatan kompetensi kader yang dituntut menguasai 25 keterampilan dasar. Melalui bimbingan teknis ini, para kader dibekali pengetahuan, keterampilan, serta strategi pengelolaan Posyandu agar mampu menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

“Ibu-ibu minimal di sini sudah memiliki tingkat keterampilan purwa, bahkan ada yang madya maupun utama. Namun, keterampilan itu harus terus dirawat, dibina, dan dikembangkan karena tantangan pelayanan kesehatan di Posyandu juga semakin besar,” ujarnya.

Rustam menjelaskan, bimtek ini menjadi pembekalan bagi kader agar memiliki pengetahuan, kompetensi, dan komitmen dalam memberikan pelayanan Posyandu yang lebih baik ke depan. Melalui kegiatan tersebut, kader juga diberikan pemahaman mengenai strategi pengelolaan Posyandu, mulai dari pelayanan ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.

Menurutnya, selama dua tahun pelaksanaan pendekatan pelayanan primer, kader telah menghadapi berbagai persoalan di lapangan. Melalui bimtek ini, berbagai kendala tersebut dapat dibahas bersama narasumber sehingga kader memperoleh pemahaman lebih dalam terhadap penanganannya.

“Permasalahan yang selama ini dihadapi bisa disampaikan dan didiskusikan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ucapnya.

Kader Posyandu Nenas Kelurahan Tanjungpinang Barat, Eka Susanti, menuturkan pelayanan Posyandu di wilayahnya kini tidak lagi terbatas pada penimbangan balita. Bersama petugas Puskesmas, kader turut melakukan kunjungan rumah kepada ibu hamil, ibu nifas, serta lansia yang tidak dapat datang ke Posyandu.

“Antusiasme masyarakat, terutama lansia, cukup tinggi. Setiap bulan petugas Puskesmas, termasuk bidan, ikut mendampingi kegiatan Posyandu sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal,” kata Eka.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup