Drone Ukraina Hantam Gudang Ozon di Rusia, Tewaskan 10 Orang
M-Radar News – Serangan drone yang dilancarkan Ukraina menewaskan sedikitnya 10 orang di sejumlah wilayah Rusia dan kawasan Ukraina yang berada di bawah kendali Rusia, Sabtu (22/8/2026). Serangan tersebut juga menyasar fasilitas industri, infrastruktur strategis, hingga pusat logistik perusahaan ritel daring Ozon.
Serangan drone kembali menunjukkan eskalasi konflik Rusia-Ukraina yang menjelang memasuki tahun kelima. Serangan tidak hanya terjadi di sekitar garis depan, tetapi juga menjangkau wilayah yang jauh dari medan pertempuran.
Militer Ukraina mengonfirmasi serangan terhadap kilang minyak dan sejumlah fasilitas industri di wilayah Samara, termasuk di Kota Novokuibyshevsk. Serangan tersebut memicu kebakaran dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas.
Korban Tewas Tersebar di Sejumlah Wilayah
Mengutib dari kumparan, laporan dari sejumlah gubernur daerah menyebut korban jiwa tersebar di beberapa wilayah.
Di Novokuibyshevsk, seorang perempuan lanjut usia dilaporkan tewas akibat serangan drone. Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas industri.
Di wilayah Krasnodar, tiga orang, termasuk dua anak-anak, tewas dalam serangan di Kota Yeysk.
Sementara itu, di wilayah Belgorod, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka. Wilayah Bryansk juga melaporkan empat orang terluka akibat serangan drone.
Di Sevastopol, Krimea, sebuah bus kota menjadi sasaran serangan drone. Insiden tersebut menyebabkan dua orang tewas dan 10 lainnya terluka.
Di wilayah Luhansk yang dikuasai Rusia, dua warga sipil dilaporkan tewas, salah satunya remaja berusia 16 tahun. Sebanyak sembilan orang lainnya mengalami luka-luka.
Gudang Ozon Hentikan Operasional
Serangan juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi. Ozon, salah satu perusahaan ritel daring terbesar di Rusia, menghentikan sementara operasional pusat logistiknya di wilayah Samara, khususnya di Kota Chapayevsk.
Perusahaan menyebut serangan menyebabkan kerusakan pada fasilitas dan terdapat staf yang mengalami luka-luka.
Serangan terhadap fasilitas Ozon menjadi perhatian karena sebelumnya drone Ukraina juga menyasar fasilitas milik Wildberries, perusahaan ritel daring besar lainnya di Rusia.
Putin Ancam Pembalasan
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan serangan Ukraina ditujukan untuk mengganggu sumber pendanaan perang Rusia. Putin juga memperingatkan bahwa Moskow akan memberikan respons keras terhadap serangan tersebut.
Di sisi lain, Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji mempercepat pengiriman peralatan militer tambahan ke Ukraina. Komitmen tersebut disampaikan setelah Macron berdiskusi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengenai kebutuhan Ukraina, khususnya sistem pertahanan udara.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menembak jatuh 457 drone Ukraina dalam serangkaian serangan selama satu malam.
Klaim mengenai jumlah drone yang berhasil ditembak jatuh tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Serangan terbaru ini menunjukkan meningkatnya intensitas perang drone antara Rusia dan Ukraina. Selain menimbulkan korban jiwa, serangan juga semakin menyasar fasilitas ekonomi dan infrastruktur strategis yang berada jauh dari garis depan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












