Pelajar 17 Tahun di Bangka Barat Diselamatkan Setelah Diserang dan Diseret Buaya di Sungai Mancung

Pelajar 17 Tahun di Bangka Barat Diselamatkan Setelah Diserang dan Diseret Buaya di Sungai Mancung

M-Radar News, Bangka Barat Seorang pelajar berusia 17 tahun berinisial RS mengalami serangan buaya saat sedang memancing di muara Sungai Mancung, Desa Mancung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Beruntung, korban berhasil diselamatkan berkat pertolongan cepat rekannya dan teriakan tolong yang menggema saat kejadian berlangsung.

Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari, Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 22.20 WIB. RS memancing bersama rekannya yang berusia 15 tahun, MW, di pinggir muara Sungai Mancung. Tiba-tiba seekor buaya muncul dan menyerang RS dengan menerkam serta menariknya ke dalam air. Situasi menjadi sangat menegangkan karena korban diseret ke dalam sungai oleh buaya tersebut.

Melihat hal itu, MW segera berusaha menolong dengan turun ke air dan menarik kaki RS agar korban dapat dijauhkan dari buaya dan dibawa kembali ke tepian sungai. Berkat aksi cepat MW dan teriakan minta tolong RS, korban akhirnya berhasil diselamatkan meskipun mengalami luka robek dan patah pada pergelangan tangan kiri.

Setelah evakuasi, RS langsung mendapatkan pertolongan medis untuk mengatasi luka-luka yang dialaminya akibat serangan buaya tersebut. Pihak Kepolisian Resor Bangka Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat melakukan aktivitas di sekitar sungai, khususnya memancing pada malam hari. Polres juga meminta warga agar tidak beraktivitas di lokasi yang diketahui rawan kemunculan buaya guna mencegah kejadian serupa.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar sungai seperti Sungai Mancung. Kesadaran akan potensi bahaya dari hewan liar seperti buaya perlu ditingkatkan untuk menjaga keselamatan bersama.

Kejadian serangan buaya bukan hal yang jarang terjadi di wilayah Indonesia. Sebelumnya, di Sulawesi Barat, dua anak laki-laki meninggal dunia setelah diserang buaya di Sungai Budong-budong dalam waktu satu pekan. Kasus-kasus ini menegaskan pentingnya kewaspadaan dan tindakan pencegahan yang tepat di lingkungan sekitar habitat buaya.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari aparat keamanan serta instansi terkait dalam beraktivitas di daerah rawan buaya guna menghindari risiko serangan yang berpotensi fatal.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup