Pelaku Pembunuh Nenek di Pasuruan Ditangkap di Semarang, Perhiasan Korban Dijual Rp5 Juta
M-Radar News, Pasuruan – Pelaku pembunuhan terhadap Nurami (79), seorang nenek warga Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian.
Pelaku berinisial YA (35), warga Kabupaten Sidoarjo, ditangkap di wilayah Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Saat ini, YA telah ditahan di Mapolda Jatim untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui masih memiliki hubungan keluarga jauh dengan korban. Sebelum kejadian, YA pernah bekerja sebagai petugas keamanan (sekuriti), namun telah berhenti dari pekerjaannya. Polisi menduga, dalam kondisi menganggur itulah pelaku merencanakan aksi pembunuhan tersebut.
Selain menghilangkan nyawa korban, pelaku juga membawa kabur sejumlah perhiasan emas milik Nurami, berupa kalung dan gelang. Perhiasan hasil kejahatan tersebut kemudian dijual dengan harga sekitar Rp5 juta.
Diketahui, Nurami ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, pada Rabu (15/7/2026). Saat ditemukan, korban mengalami luka parah di bagian wajah dan mulut. Kalung serta gelang emas yang biasa dikenakannya juga dilaporkan hilang.
Pada tahap awal penyelidikan, polisi memperoleh sejumlah petunjuk, termasuk keterangan saksi mengenai seorang pria yang datang ke rumah korban dengan mengendarai sepeda motor.
Pria tersebut mengenakan jaket hitam, helm hitam, dan masker. Setelah keluar dari rumah korban, ia meninggalkan lokasi melalui gang di samping rumah. Tidak lama kemudian, cucu korban berteriak meminta pertolongan warga.
Warga yang datang ke lokasi mendapati Nurami tergeletak di lantai kamar dengan kondisi wajah berlumuran darah dan telah meninggal dunia.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur membenarkan penangkapan pelaku. Menurutnya, tersangka kini telah diamankan di Mapolda Jatim untuk menjalani proses hukum.
“Hingga kini pelaku ditahan di Mapolda Jatim untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKBP Arbaridi Jumhur kepada awak media, pada Jumat (7/8/2026).
Polisi masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk melengkapi berkas penyidikan dan mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi aksi pembunuhan terhadap korban.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.











