Pos Lantas Surabaya Dilempari Bom Molotov, Satu Polisi Terluka
M-Radar News, Surabaya – Satu anggota kepolisian mengalami luka dalam insiden pelemparan bom molotov yang terjadi di Pos Lantas Bundaran Waru dan Pos Lantas Cito, Surabaya, pada Sabtu malam (15/8/2026). Kejadian ini mengakibatkan pemasangan garis polisi di lokasi kejadian di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Gayungan.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya anggota polisi yang terluka akibat insiden tersebut. Anggota yang bersangkutan telah mendapatkan penanganan medis. Namun, hingga saat ini identitas dan rincian luka yang dialami belum dirilis secara resmi.
Penanganan dan Penyidikan
Polda Jatim masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan insiden bom molotov di dua pos lalu lintas tersebut.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan menganalisis rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian. Barang bukti yang ditemukan juga tengah diperiksa oleh penyidik untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut.
Sebuah pria diduga terkait dengan peristiwa ini telah diamankan oleh pihak kepolisian. Meski demikian, Polda Jatim belum menetapkan motif kejadian maupun kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut.
Kondisi Keamanan dan Respons Masyarakat
Meskipun terdapat anggota yang terluka, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Surabaya tetap terjaga kondusif. Pos pelayanan kepolisian yang menjadi lokasi insiden masih beroperasi dan melayani masyarakat seperti biasa.
Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melanjutkan aktivitas sehari-hari tanpa terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Konfirmasi Resmi dan Langkah Selanjutnya
Kombes Pol Jules menegaskan, bahwa proses penyidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian belum dapat memberikan kesimpulan terkait motif dan detail lainnya yang masih dalam pemeriksaan.
Polda Jatim berkomitmen untuk mengungkap fakta secara transparan dan menjaga keamanan masyarakat Surabaya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












