Baterai LFP Mobil Listrik Ternyata Punya Aturan Cas, Begini Caranya Biar Lebih Awet

Baterai LFP Mobil Listrik Ternyata Punya Aturan Cas, Begini Caranya Biar Lebih Awet

M-Radar News – Baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) semakin banyak digunakan pada mobil listrik karena stabilitas termal yang baik dan umur siklus yang panjang. Namun, baterai LFP memiliki aturan pengisian khusus agar daya tahan dan performanya tetap optimal.

Cara Pengisian Baterai LFP yang Direkomendasikan

  • Pengisian hingga 100 persen secara berkala: Berbeda dengan baterai NMC atau NCA, baterai LFP dianjurkan untuk diisi penuh secara berkala. Hal ini membantu sistem BMS (Battery Management System) mengalibrasi estimasi State of Charge (SOC) dengan lebih akurat.
  • Hindari pengisian saat baterai terlalu dingin: Suhu rendah dapat menurunkan kemampuan baterai LFP menerima arus pengisian. Sistem kendaraan biasanya membatasi daya pengisian atau mengaktifkan pemanas baterai untuk menjaga kondisi sel.
  • Gunakan battery pre-conditioning sebelum fast charging dalam kondisi dingin: Menggabungkan suhu rendah dan pengisian cepat tidak ideal. Fitur pre-conditioning baterai sebaiknya diaktifkan terlebih dahulu jika tersedia.
  • Jangan menyimpan baterai dalam kondisi sangat rendah: Menyimpan mobil dengan baterai dalam level SOC rendah dalam waktu lama berisiko mempercepat degradasi baterai.
  • Hindari paparan suhu tinggi dalam jangka panjang: Meskipun LFP memiliki stabilitas termal baik, suhu tinggi yang berlangsung lama tetap dapat mempercepat penuaan baterai. Parkir di tempat teduh disarankan.

Karakteristik dan Perawatan Baterai LFP

Performa baterai LFP lebih sensitif terhadap suhu rendah dibandingkan jenis lain. Penurunan tenaga dan kemampuan regeneratif saat suhu dingin adalah hal normal dan bukan tanda kerusakan. Sistem kendaraan biasanya membatasi performa untuk melindungi baterai.

Sistem pengereman regeneratif juga dibatasi ketika suhu baterai masih rendah karena kemampuan baterai menerima energi kembali menurun. Oleh karena itu, jangan memaksakan regenerative braking saat baterai dingin.

Selain itu, benturan keras pada bagian bawah kendaraan dapat merusak rumah baterai atau komponennya. Jika terjadi benturan serius, pemeriksaan baterai sangat disarankan sebelum kendaraan digunakan kembali.

Pentingnya Memahami Karakteristik Baterai LFP

Baterai mobil listrik bukan seperti tangki bensin. Pengisian penuh dan parkir beberapa hari dengan kondisi baterai penuh dan suhu tinggi dapat mempercepat degradasi. Pemilik mobil listrik perlu memahami karakteristik baterai LFP agar dapat menjaga performa dan kapasitas baterai dalam jangka panjang.

Setiap produsen memiliki sistem manajemen dan strategi pengisian berbeda, sehingga penting untuk mengikuti rekomendasi pabrikan kendaraan. Prinsip utama adalah menghindari kondisi ekstrem yang berkepanjangan dan memperhatikan suhu baterai serta pola pengisian yang sesuai.

Dengan perawatan yang tepat, baterai LFP pada mobil listrik dapat tetap awet dan memberikan performa optimal.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup