ChatGPT Alami Gangguan Global, Pengguna di Berbagai Negara Terdampak

Gangguan Global Melanda ChatGPT, Pengguna di Berbagai Negara Terdampak

M-Radar News, Gangguan global melanda layanan ChatGPT, pada Sabtu, 25 Juli 2026, menyebabkan pengguna dari Amerika Serikat hingga India dan Australia tidak dapat mengakses percakapan, riwayat obrolan, atau menjalankan perintah. Gangguan ini juga memengaruhi ribuan aplikasi pihak ketiga yang bergantung pada antarmuka pemrograman aplikasi (API) ChatGPT.

OpenAI, perusahaan pengembang ChatGPT, mengonfirmasi adanya peningkatan tingkat kesalahan di seluruh layanan intinya. Dalam laman status resmi, perusahaan menyebutkan bahwa API, ChatGPT, dan Codex asisten pengkodean mengalami gangguan.

Hingga pukul 05.30 waktu setempat, OpenAI belum mengidentifikasi penyebab pasti atau memberikan perkiraan waktu pemulihan penuh.

Menurut laporan The Hans India, pengguna melaporkan tidak dapat memuat percakapan, mencapai riwayat chat yang tersimpan, atau menjalankan prompt. Endpoint yang menjadi sandaran ribuan aplikasi eksternal juga ikut terpengaruh.

Gangguan ini terjadi di tengah meningkatnya ketergantungan global pada layanan kecerdasan buatan (AI) generatif. ChatGPT, yang diluncurkan pada akhir 2022, telah menjadi alat produktivitas bagi jutaan orang di berbagai sektor, termasuk pendidikan, bisnis, dan kreatif.

Sejumlah pengguna di media sosial mengeluhkan ketidakmampuan mengakses layanan sejak Sabtu pagi. Beberapa di antaranya menyatakan kekhawatiran karena kehilangan akses ke data penting yang tersimpan di platform.

OpenAI sebelumnya juga pernah mengalami gangguan serupa, tetapi biasanya bersifat sementara dan dapat diatasi dalam beberapa jam. Namun, gangguan kali ini dinilai lebih luas karena mencakup tiga layanan utama sekaligus.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari OpenAI mengenai perkembangan pemulihan. Perusahaan hanya menyatakan bahwa tim teknis sedang menyelidiki masalah ini.

Gangguan layanan ChatGPT ini menjadi pengingat akan kerentanan infrastruktur digital yang menjadi tulang punggung banyak aktivitas modern.

Para ahli sebelumnya telah memperingatkan bahwa ketergantungan berlebihan pada satu penyedia layanan AI dapat menimbulkan risiko jika terjadi kegagalan sistem.

Sementara itu, pengguna di Indonesia juga melaporkan mengalami kendala serupa. Beberapa warganet di Twitter mengeluhkan tidak bisa mengakses ChatGPT sejak Sabtu siang.

Belum ada laporan mengenai dampak signifikan terhadap bisnis atau institusi di Indonesia, karena banyak yang masih menggunakan alternatif lain.

Meski demikian, insiden ini menunjukkan betapa pentingnya ketersediaan layanan AI bagi masyarakat global. OpenAI diharapkan segera memulihkan layanan dan memberikan penjelasan transparan kepada publik.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup