Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Klaim Kantongi Dukungan Lebih dari 60 Persen
M-Radar News, Jombang – Kiai Abdussalam Shohib atau Gus Salam optimistis mampu meraih lebih dari 60 persen suara dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, 27-31 Agustus 2026.
Cucu Kiai Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU itu menyebut optimisme tersebut tidak terlepas dari konsolidasi yang telah dilakukan bersama timnya selama beberapa bulan terakhir.
Konsolidasi dilakukan dengan menyambangi sejumlah wilayah dan menjalin komunikasi dengan jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), hingga Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).
Gus Salam menyebut, pihaknya telah melakukan silaturahmi dan pertemuan dengan fungsionaris di 30 PWNU serta lebih dari 470 PCNU. Komunikasi juga dilakukan melalui berbagai forum maupun secara personal.
Ia mengatakan, berdasarkan Daftar Peserta Tetap (DPT) Muktamar ke-35 NU, terdapat 556 lembaga yang memiliki hak suara. Jumlah tersebut terdiri dari PWNU, PCNU, dan PCINU.
Data DPT tersebut, kata Gus Salam, menjadi acuan timnya untuk memetakan potensi dukungan. Ia juga memastikan para fungsionaris yang telah ditemui sebelumnya tercatat sebagai peserta yang memiliki hak suara dalam muktamar.
Gus Salam menilai, gagasan rekonsiliasi total yang dibawanya menjadi salah satu modal untuk mendapatkan dukungan peserta. Ia juga menawarkan semangat untuk kembali menguatkan nilai dan perjuangan yang diwariskan para pendiri NU.
Menurutnya, Muktamar ke-35 NU menjadi momentum penting untuk menentukan kepemimpinan sekaligus arah organisasi pada periode mendatang.
Persaingan untuk mendapatkan dukungan pun diperkirakan berlangsung ketat. Setiap kandidat harus mampu meyakinkan pemilik hak suara mengenai gagasan dan visi yang ditawarkan.
Gus Salam berharap, rangkaian konsolidasi yang telah dilakukan dapat memperkuat dukungan dari berbagai daerah. Target perolehan lebih dari 60 persen suara tersebut akan diuji dalam proses pemilihan pada Muktamar ke-35 NU.
Dengan latar belakang pesantren dan garis keturunan Kiai Bisri Syansuri, Gus Salam membawa agenda perubahan dan pembaruan dengan tetap menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar perjuangan NU.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












