Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Penjara Seumur Hidup di Rusia

Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Penjara Seumur Hidup di Rusia

M-Radar News, Moskow – Otoritas Rusia secara resmi mendakwa pendiri Telegram, Pavel Durov, atas tuduhan memfasilitasi terorisme dan menerbitkan surat perintah penangkapan internasional pada Rabu, 29 Juli 2026. Jika terbukti bersalah, Durov terancam hukuman penjara seumur hidup.

Dakwaan ini didasarkan pada kegagalan Telegram menghapus saluran, grup obrolan, dan bot yang disebut digunakan oleh dinas intelijen Ukraina untuk merekrut dan mengoordinasikan aksi sabotase, serangan teroris, pembunuhan massal, hingga penipuan siber di wilayah Rusia.

Ancaman Hukuman Berat

Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) memasukkan Durov ke dalam daftar pencarian orang (DPO) internasional. Ia dijerat Pasal 205.1 Ayat 1.1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Rusia tentang tindakan memfasilitasi terorisme. Pengacara Oleg Zernov menyatakan bahwa tindakan menghasut, merekrut, atau melibatkan orang lain dalam tindak pidana terorisme diancam hukuman delapan hingga 15 tahun penjara, atau bahkan penjara seumur hidup.

Latar Belakang Ketegangan

Durov, yang lahir di Rusia dan kini memiliki paspor Prancis serta Uni Emirat Arab, telah lama berseteru dengan pemerintah Moskow. Ia sebelumnya dipaksa keluar dari VKontakte akibat tekanan otoritas, lalu mendirikan Telegram pada 2013. Platform pesan instan tersebut kini memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan dan menjadi salah satu aplikasi paling populer di Rusia. Durov berulang kali menolak permintaan pemerintah untuk menyerahkan data pengguna atau memberikan akses ke sistem enkripsi Telegram.

Dampak dan Perkembangan

Kasus ini menambah persoalan hukum yang dihadapi Durov, yang juga tengah menghadapi tuduhan terkait penyebaran konten ilegal di Prancis. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Durov maupun pihak Telegram. Langkah Rusia ini menandai babak baru dalam hubungan tegang antara pemerintah dan pendiri Telegram, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup