PT Bumi Resources Tbk: Saham Tambang di Tengah Tekanan IHSG

PT Bumi Resources Tbk: Saham Tambang di Tengah Tekanan IHSG

M-Radar News, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026, turun 0,6% ke level 6.093. Namun di tengah tekanan pasar, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat volume transaksi yang tinggi dan menjadi perhatian investor.

Data perdagangan mencatat nilai transaksi saham BUMI mencapai Rp425,71 miliar pada sesi pertama, menjadikannya salah satu saham dengan aktivitas perdagangan terbesar. Meski demikian, harga saham BUMI terkoreksi 2,94% ke level Rp165 per saham, sejalan dengan pelemahan sektor energi yang turun signifikan.

Kinerja Saham di Tengah Aksi Jual Investor Asing

Penurunan IHSG dipicu oleh aksi jual asing yang cukup deras pada beberapa saham blue chip. Namun secara keseluruhan, investor asing justru mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp9,16 triliun pada sesi pertama. Saham-saham tambang seperti BUMI dan anak usahanya, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), turut menjadi incaran investor asing.

BRMS tercatat dibeli bersih asing sebanyak 10,27 juta saham, sementara BUMI tidak masuk dalam daftar 10 besar pembelian bersih, namun volume transaksinya yang besar menunjukkan minat investor terhadap emiten tambang ini.

Rekomendasi Analis

Meskipun harga saham BUMI sedang tertekan, beberapa analis tetap merekomendasikan saham ini sebagai pilihan trading. Dalam riset BNI Sekuritas pada 29 Juli 2026, saham BUMI masuk dalam daftar trading idea bersama TLKM, TINS, BNBR, BREN, dan TOWR. Support level BUMI diperkirakan berada di area Rp155-Rp160, sementara resistance di Rp175-Rp180.

Prospek ke Depan

PT Bumi Resources Tbk masih menghadapi tantangan dari pelemahan harga komoditas dan kondisi makro global. Namun, aktivitas perdagangan yang tinggi dan minat asing menunjukkan likuiditas yang baik. Investor disarankan untuk mencermati pergerakan IHSG dan harga batu bara sebagai faktor penggerak utama saham ini.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup