M-RADARNEWS.COM, JAKARTA – ​Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 1.719 kasus narkoba selama periode Juli hingga September 2025. Dari pengungkapan masif ini, total barang bukti yang disita mencapai 1,14 ton narkoba.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri mengatakan, bahwa dari hasil pengungkapan tersebut, total 2.318 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Bahwa jajaran Polda Metro Jaya akan segera melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil operasi Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Polres jajaran selama periode Juli-September. Dengan total 1,14 ton,” ujar Irjen Pol. Asep Edi dalam konferensi pers, pada Selasa (30/09/2025).

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David menambahkan, rincian tersangka yang diamankan sebanyak enam orang, di antaranya merupakan produsen atau pembuat narkotika, menunjukkan keberhasilan pembongkaran jaringan produksi. Selain itu, terdapat satu bandar, 769 orang pengedar, serta 1.542 pecandu atau korban.

​”Terhadap 1.542 pecandu, kami telah berkoordinasi dengan BNN untuk segera dilakukan rehabilitasi sosial maupun medis demi kesembuhan mereka dan kembali ke keadaan semula,” ujar Kombes Pol. Ahmad David.

Adapun rincian barang bukti yang disita, di antaranya:

  • ​604 kilogram Sabu;
  • ​Ganja: 221 kilogram Ganja;
  • ​67,7 kilogram Sabu Cair;
  • 23.000 butir Ekstasi;
  • ​569.000 butir Obat Keras;
  • ​9,1 kilogram Tembakau Sintetis;
  • 19,8 kilogram Bibit Sintetis.

​”Barang bukti ini apabila dikonversi dengan nilai jual peredaran gelap narkoba, Polda Metro Jaya telah menyita Rp1,13 triliun dan menyelamatkan 4.563.791 nyawa penduduk di Jakarta dan sekitarnya dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

Keberhasilan pengungkapan ini menunjukkan keseriusan dan kerja keras jajaran Polda Metro Jaya, dalam memerangi peredaran narkotika di Ibu Kota dan sekitarnya. Kapolda Metro Jaya berharap, hasil operasi ini dapat memberikan efek jera kepada pelaku serta mempersempit ruang gerak jaringan narkoba.

Pihaknya juga menegaskan akan terus berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memaksimalkan upaya pencegahan dan rehabilitasi, demi menciptakan generasi muda yang bebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba. (by/dv)

Spread the love