UPDATE Per 24 Juli: Jatim Tambah 495 Positif Covid-19, Sembuh 421 dan Meninggal 29
JATIM, (M-RADARNEWS.COM),- Data terkini di Jawa Timur (Jatim) terkait perkembangan penanganan Covid-19 hingga per hari ini, Jumat (24/07). Jumlah pasien positif Covid-19 menjadi 19.945 orang, dengan adanya penambahan 495 kasus baru positif Covid-19. Sedangkan jumlah pasien sembuh menjadi 1.154, ada penambahan 421 orang yang dinyatakan sembuh. Dan untuk jumlah pasien yang meninggal menjadi 1.567, dengan adanya penambahan 29 meninggal baru.
Melansir data dari laman infocovid19.jatimprov.go.id, hingga hari ini, kasus baru virus corona (Covid-19) di Jatim bertambah 495. Penambahan data positif Covid-19 diantaranya, 2 dari Kabupaten Bangkalan, 40 dari Kabupaten Blitar, 33 dari Kabupaten Gresik, 17 dari Kabupaten Kediri, 48 dari Kabupaten Jember, 1 dari Kabupaten Jombang, 6 dari Kabupaten Lamongan, 25 dari Kabupaten Malang, 3 dari Kabupaten Pamekasan, 20 dari Kabupaten Pasuruan, 3 dari Kabupaten Probolinggo, 3 dari Kabupaten Sampang, 52 dari Kabupaten Sidoarjo, 1 dari Kabupaten Tuban, 2 dari Kota Blitar, 48 dari Kota Malang, 2 dari Kota Mojokerto, 4 dari Kota Pasuruan, 3 dari Kabupaten Bojonegoro, 4 dari Kabupaten Bondowoso, 4 dari Kabupaten Lumajang, 2 dari Kabupaten Magetan, 19 dari Kabupaten Mojokerto, 6 dari Kabupaten Nganjuk, 1 dari Kabupaten Pacitan, 32 dari Kabupaten Ponorogo, 3 dari Kabupaten Sumenep, 2 dari Kabupaten Trenggalek, 2 dari Kabupaten Tulungagung, 4 dari Kota Batu, 1 dari Kota Kediri, 10 dari Kota Probolinggo, dan 92 dari Kota Surabaya.
Sedangkan untuk pasien yang dinyatakan sembuh baru ada 421 orang. Diantaranya, 6 dari Kabupaten Bangkalan, 82 dari Kabupaten Gresik, 9 dari Kabupaten Kediri, 25 dari Kabupaten Lamongan, 8 dari Kabupaten Pamekasan, 33 dari Kabupaten Pasuruan, 3 dari Kabupaten Situbondo, 22 dari Kabupaten Sumenep, 1 dari Kabupaten Banyuwangi, 21 dari Kabupaten Blitar, 5 dari Kabupaten Bojonegoro, 20 dari Kabupaten Jember, 32 dari Kabupaten Jombang, 2 dari Kabupaten Magetan, 2 dari Kabupaten Ngawi, 2 dari Kabupaten Pacitan, 2 dari Kabupaten Ponorogo, 1 dari Kabupaten Probolinggo, 29 dari Kabupaten Sidoarjo, 8 dari Kabupaten Trenggalek, 12 dari Kabupaten Tuban, 5 dari Kota Batu, 4 dari Kota Blitar, 2 dari Kota Malang, 11 dari Kota Mojokerto, 6 dari Kota Pasuruan, 7 dari Kota Probolinggi, dan 45 dari Kota Surabaya.
Sementara untuk kasus pasien yang meninggal baru bertambah 29. Diantaranya, 1 dari Kabupaten Malang, 1 dari Kabupaten Mojokerto, 1 dari Kabupaten Pamekasan, 4 dari Kabupaten Pasuruan, 5 dari Kabupaten Sidoarjo, 1 dari Kabupaten Gresik, 1 dari Kabupaten Blitar, 1 dari Kabupaten Jombang, 1 dari Kabupaten Nganjuk, 1 dari Kabupaten Ponorogo, 5 dari Kota Malang, 2 dari Kota Pasuruan,
dan 5 dari Kota Surabaya. (red)








