Mendagri Tinjau Rehab Rekon di Bener Meriah, Dorong Infrastruktur Dipercepat

Mendagri Tinjau Rehab Rekon di Bener Meriah, Dorong Infrastruktur Dipercepat

M-Radar News, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bener Meriah, Selasa (7/7/2026), untuk memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Tengah Aceh. Kunjungan ini menjadi bagian dari pengawasan pemerintah pusat terhadap pemulihan infrastruktur dan ekonomi masyarakat dataran tinggi Provinsi Aceh.

Dalam agendanya, Mendagri meninjau langsung perkembangan pembangunan infrastruktur strategis, terutama jalan arteri yang menjadi jalur utama penghubung dan penggerak aktivitas ekonomi masyarakat wilayah Tengah. Tito menekankan pentingnya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.

Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, Dr. Safrizal ZA, M.Si, mengatakan kunjungan Mendagri dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan optimal. “Kunjungan ini untuk memastikan proses pembangunan jalan arteri berjalan sesuai target dan mempercepat pemulihan ekonomi wilayah Tengah,” ujar Safrizal.

Menurutnya, kehadiran Mendagri juga menjadi bentuk penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam mempercepat proses rehab rekon. Selain itu, momentum ini juga digunakan untuk menyerap langsung aspirasi serta berbagai kendala yang disampaikan masyarakat terkait pembangunan dan pemulihan pascabencana.

“Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempercepat koordinasi pusat dan daerah dalam rangka percepatan rehab rekon,” pungkas Safrizal.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Tengah. Jalan arteri yang menjadi fokus utama merupakan infrastruktur vital yang menghubungkan beberapa kecamatan dan menjadi jalur distribusi barang serta mobilitas warga.

Bencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah ruas jalan, sehingga akses masyarakat terganggu. Dengan percepatan pembangunan, diharapkan aktivitas ekonomi dapat kembali pulih dan masyarakat dapat beraktivitas normal.

Mendagri juga menyempatkan berdialog dengan warga setempat untuk mendengar langsung keluhan dan harapan mereka. Beberapa warga menyampaikan kendala seperti lambatnya distribusi material bangunan dan kurangnya tenaga kerja di lapangan.

Pemerintah daerah setempat berkomitmen untuk mendukung penuh program rehab rekon ini. Bupati Bener Meriah menyatakan kesiapan anggaran dan personel untuk mempercepat pengerjaan infrastruktur.

Selain jalan arteri, sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian. Beberapa sekolah dan puskesmas yang rusak akibat bencana tengah dalam proses perbaikan.

Masyarakat berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu sehingga mereka bisa segera menjalani kehidupan normal. Dengan koordinasi yang baik antara pusat dan daerah, target percepatan rehab rekon diharapkan dapat tercapai.

Kunjungan Mendagri ke Bener Meriah merupakan yang pertama sejak bencana terjadi. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam memulihkan wilayah terdampak.

Safrizal menambahkan, tim posko terus memantau perkembangan pembangunan setiap hari. “Kami pastikan tidak ada kendala berarti yang menghambat proses rehab rekon. Semua berjalan sesuai rencana,” katanya.

Dengan adanya percepatan ini, diharapkan infrastruktur di Bener Meriah dan sekitarnya segera pulih, sehingga roda ekonomi kembali berputar dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup