Pemerintah Bakal Revitalisasi Stasiun Bogor dan Jakarta Kota

Pemerintah Bakal Revitalisasi Stasiun Bogor dan Jakarta Kota

M-Radar News – Pemerintah berencana mempercepat revitalisasi sejumlah stasiun kereta api bersejarah di Indonesia, termasuk Stasiun Bogor dan Stasiun Jakarta Kota. Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan bahwa kedua stasiun tersebut menjadi prioritas dalam program revitalisasi bangunan cagar budaya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melestarikan aset perkeretaapian yang telah berusia lebih dari 100 tahun sekaligus menghidupkan kembali kawasan bersejarah di sekitarnya.

Stasiun Bersejarah Jadi Prioritas

Dalam kunjungannya di Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026), Fadli Zon menyatakan bahwa revitalisasi akan menyasar stasiun-stasiun yang usianya di atas 50 tahun, bahkan lebih dari 100 tahun. “Kita sudah lihat misalnya Lawang Sewu juga sudah direvitalisasi. Nanti Stasiun Bogor dan beberapa stasiun lain yang memang umurnya sudah di atas 50 tahun, bahkan ini lebih dari 100 tahun,” ucap Fadli.

Selain Stasiun Bogor, Stasiun Jakarta Kota di kawasan Kota Tua juga masuk dalam rencana prioritas. Kawasan tersebut dinilai memiliki nilai sejarah tinggi. Fadli menambahkan bahwa ia telah melaporkan rencana ini kepada Presiden dan Menteri Sekretaris Negara. “Kita juga akan berdayakan gedung-gedung tua yang ada di sekitar sana,” katanya.

Reaktivasi Jalur Kereta Api

Tak hanya revitalisasi stasiun, pemerintah juga berencana menghidupkan kembali sejumlah jalur kereta api yang pernah beroperasi. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menyampaikan rencana reaktivasi jalur, termasuk jalur di kawasan Lembah Anai. Meski demikian, Fadli mengakui perlu adanya kajian lebih lanjut karena wilayah tersebut rawan longsor.

“Walaupun memang itu perlu dikaji ya, karena agak cukup rawan longsornya di Lembah Anai,” lanjut Fadli.

Kereta Uap Bersejarah Akan Diaktifkan Kembali

Selain langkah revitalisasi stasiun dan reaktivasi jalur, pemerintah berencana mengaktifkan kembali layanan kereta uap bersejarah. Rencana ini mencakup jalur kereta pertama di Semarang serta jalur kereta di Sawahlunto. “Mungkin dalam waktu dekat juga akan mulai diaktifkan kembali, termasuk yang di Sawahlunto,” sebut Fadli.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pariwisata dan melestarikan warisan sejarah perkeretaapian Indonesia.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup