Felbermayr Menangi Reverse Grid Race F1 Academy di Silverstone
M-Radar News, Denpasar – Pembalap Audi Emma Felbermayr menjuarai Reverse Grid Race F1 Academy 2026 di Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Kemenangan ini menjadi yang kedua baginya pada musim ini dan memperkuat posisinya di klasemen.
Felbermayr memulai balapan dari posisi pole position. Ia tampil sangat dominan sepanjang 13 putaran. Mengendarai mobil Audi, ia memimpin sejak lampu hijau menyala dan berhasil mempertahankan posisinya dengan solid.
Strategi lights-to-flag yang diterapkannya membawa Felbermayr terlepas dari kejaran rival terdekat, Nina Gademan. Ia sukses unggul sejauh dua detik di depan dan menjaga jarak aman tersebut hingga garis finis.
Dilansir dari situs resmi Formula 1, kemenangan ini mempertegas dominasi Felbermayr di lintasan. Ia tampil sangat meyakinkan dan mengamankan poin berharga bagi timnya di kejuaraan musim ini.
Balapan Reverse Grid sendiri merupakan format di mana posisi start dibalik dari hasil kualifikasi, sehingga memberikan tantangan tersendiri bagi para pembalap. Felbermayr mampu memanfaatkan pole position dengan sempurna.
Kemenangan ini menjadi momen penting bagi tim Audi. Felbermayr terus menunjukkan konsistensi dan performa tinggi di setiap seri. Ia berhasil mengelola tekanan dari lawan-lawannya dengan baik.
Sementara itu, Nina Gademan harus puas finis di posisi kedua. Ia tidak mampu mengejar ketertinggalan dua detik dari Felbermayr. Persaingan di F1 Academy musim ini semakin ketat.
Felbermayr sebelumnya juga menang di seri pembuka musim ini. Kini ia mengoleksi dua kemenangan dan memimpin klasemen sementara. Timnya optimistis ia bisa mempertahankan performa ini hingga akhir musim.
Selain itu, sirkuit Silverstone dikenal sebagai salah satu lintasan paling menantang di kalender F1 Academy. Tikungan cepat dan perubahan elevasi menjadi ujian bagi kemampuan teknis pembalap. Felbermayr berhasil melewatinya dengan gemilang.
Menurut catatan resmi, Felbermayr mencatatkan waktu tercepat di beberapa sektor. Ia juga konsisten menjaga ritme balapan tanpa melakukan kesalahan berarti. Hal ini menunjukkan kematangan sebagai pembalap muda.
Tim Audi pun memberikan dukungan penuh. Mereka menyiapkan strategi pit stop dan pengaturan mobil yang optimal. Hasilnya, Felbermayr mampu tampil maksimal di setiap putaran.
Reverse Grid Race sendiri merupakan inovasi untuk meningkatkan aksi overtaking dan kejutan. Namun Felbermayr justru mampu mengubah tantangan menjadi keunggulan. Ia tidak memberikan celah bagi lawan untuk mendekat.
Ke depannya, Felbermayr akan menghadapi seri berikutnya di sirkuit lain. Ia dijadwalkan kembali turun di balapan F1 Academy selanjutnya. Timnya berharap ia bisa mempertahankan momentum positif ini.
Kemenangan ini juga menjadi bukti perkembangan pesat pembalap asal Austria tersebut. Ia mulai diperhitungkan sebagai salah satu kandidat juara musim ini. Persaingan masih panjang, namun Felbermayr sudah menunjukkan taringnya.
Dengan hasil ini, Felbermayr sukses menambah koleksi poinnya. Ia kini unggul 15 poin dari rival terdekat di klasemen. Timnya optimistis ia bisa terus bersaing di papan atas.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








