Hasil Atlet Jatim di Asian Para Games 2026: Sabet 13 Medali hingga Rekor Asia

Atlet-atlet asal Jatim yang memperkuat Kontingen Indonesia pada ajang 5th Asian Para Games 2026, di Aichi-Nagoya, Jepang. Foto: istimewa

M-Radar News – Atlet-atlet asal Jawa Timur (Jatim) yang memperkuat Kontingen Indonesia pada ajang 5th Asian Para Games 2026, di Aichi-Nagoya, Jepang, berhasil mencatatkan prestasi gemilang.

Hingga Sabtu (24/10/2026) pukul 08.00 WIB, sebanyak enam atlet asal Jatim sukses membukukan 13 catatan medali individual yang terdiri atas 2 emas, 5 perak, dan 6 perunggu.

Baca juga:

Dua pencapaian paling menonjol diraih oleh Maulana Rifky Yavianda yang memecahkan dua rekor Asia di cabang para renang, serta Ken Swagumilang yang mengukir sejarah baru bagi para panahan Indonesia melalui dua medali perak nomor beregu.

Sumbangan medali Kontingen Jatim ini tersebar dari empat cabang olahraga (cabor):

* Para Renang: 2 emas, 3 perak, 2 perunggu

* Para Panahan: 2 perak

* Para Atletik: 2 perunggu

* Para Bulu Tangkis: 2 perunggu

Apresiasi dan Pentingnya Pembinaan Berkelanjutan

Ketua Komite Paralimpiade Indonesia (NPCI) Provinsi Jatim, Imam Kuncoro yang mendampingi langsung Kontingen Indonesia, di Jepang, sekaligus bertindak sebagai pelatih para judo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan para atlet.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja panjang para atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan. Kami bersyukur atlet-atlet asal Jawa Timur dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia,” ujar Imam langsung dari Jepang, Sabtu (24/10/2026).

“Namun yang lebih penting, hasil ini menjadi pijakan untuk mempertahankan serta meningkatkan prestasi di ajang internasional berikutnya,” tambah Imam.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Sekretaris NPCI Provinsi Jatim, Roy Agustinus Soselisa, M.Pd., menekankan, bahwa keberhasilan ini harus menjadi dorongan untuk menerapkan sport science secara terukur dalam pembinaan atlet disabilitas di daerah.

“Rekor Maulana dan pencapaian bersejarah Ken harus menjadi pijakan pembinaan olahraga prestasi di Jatim. Prestasi tidak cukup dibangun melalui intensitas latihan semata, tetapi membutuhkan penerapan ilmu keolahragaan (sport science) secara konsisten agar prosesnya terukur dan berkesinambungan,” tegas Roy.

Maulana Rifky Yavianda Pecahkan Dua Rekor Asia

Perenang asal Jatim, Maulana Rifky Yavianda menjadi salah satu bintang panggung. Maulana mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia dari nomor 100 meter gaya bebas putra S12, pada Senin (19/10/2026), dengan catatan waktu 55,34 detik.

Sehari setelahnya, Selasa (20/10/2026), Maulana kembali merebut emas pada nomor 100 meter gaya punggung putra S12 dengan catatan waktu 1 menit 3,07 detik. Catatan waktu tersebut sekaligus memecahkan rekor Asia atas namanya sendiri (1 menit 3,55 detik pada Asian Para Games Hangzhou 2023).

Tak hanya itu, Maulana juga mencatatkan rekor Asia pada jarak 50 meter dengan waktu 30,31 detik saat perlombaan berlangsung. Ia melengkapi raihannya dengan dua medali perak dari nomor 50 meter gaya bebas putra S13 dan 100 meter gaya kupu-kupu putra S12, sehingga mengoleksi 2 emas dan 2 perak.

Sejarah Baru Para Panahan Lewat Ken Swagumilang

Di cabor para panahan, Ken Swagumilang berhasil mengukir sejarah baru bagi Indonesia dengan meraih dua medali perak di nomor beregu compound:

* Ganda Putra Compound (Rabu, 21/10/2026): Ken bersama Arif Firmansyah meraih perak setelah berlaga di final melawan pasangan Thailand (Teerasak Phiarthanee/Comsan Singpirom) dengan skor 147–150. Ini merupakan medali perak pertama sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia pada cabang para panahan Asian Para Games.

Baca juga:

* Beregu Campuran Compound (Kamis, 22/10/2026): Ken berpasangan dengan Teodora Audi Ayudia Ferelly meraih perak usai menghadapi pasangan India (Sheetal Devi/Toman Kumar) di babak final dengan skor 148–151.

Rincian Perolehan Medali Atlet Jatim;

Berdasarkan rekapitulasi NPCI Jawa Timur, berikut rincian perolehan medali individual dari para atlet:

* Maulana Rifky Yavianda (Para Renang): 2 Emas, 2 Perak

* Ken Swagumilang (Para Panahan): 2 Perak

* Mutiara Cantik Harsanto (Para Renang): 1 Perak (100m gaya dada putri SB9), 1 Perunggu (estafet campuran 4×100m gaya ganti 34 poin)

* Zahra Nur Azizah (Para Renang): 1 Perunggu (estafet campuran 4×100m gaya ganti 34 poin)

* Nanda Mei Sholihah (Para Atletik): 2 Perunggu (100m & 200m putri T47)

* Khalimatus Sa’diyah (Para Bulu Tangkis): 2 Perunggu (ganda putri SL3–SU5 & tunggal putri SL4)

Penghargaan Sama untuk Seluruh Pejuang Merah Putih

Selain enam atlet peraih medali, Jawa Timur juga mengirimkan tiga atlet lainnya yang turut berjuang gigih, yakni Firza Faturrahman Listianto (Para Atletik), Ubaidillah Amsyar Juba (Para Renang), dan Ria Yuliati (Para Taekwondo).

Imam Kuncoro menegaskan, bahwa seluruh atlet yang bertanding patut mendapatkan penghormatan setara, tanpa memandang apakah mereka membawa pulang medali atau belum.

“Medali memang menjadi ukuran prestasi, tetapi bukan satu-satunya ukuran pengabdian seorang atlet. Hasil perlombaan boleh berbeda, tetapi kehormatan mewakili Merah Putih tidak pernah berbeda,” tandas Imam.

Selain itu, kontribusi kepelatihan Jatim juga membuah hasil. Atlet binaan Imam Kuncoro di cabor para judo berhasil menyumbangkan 1 medali perak dan 2 perunggu bagi Indonesia.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Baca juga:
Tutup