Juventus Dibantai Lazio 0-3 di Kandang Sendiri, Suporter Minta Antonio Conte Kembali dan Ganti Spalletti
M-Radar News – Tekanan terhadap Luciano Spalletti sebagai pelatih Juventus, semakin besar setelah timnya kalah telak 0-3 dari Lazio pada pertandingan Serie A musim 2026-2027 di Allianz Stadium, Minggu malam, 18 Oktober 2026.
Juventus, yang baru mengumpulkan 11 poin dari tujuh pertandingan pertama, belum mampu memenuhi ekspektasi suporter dan manajemen klub.
Hasil ini, bahkan lebih buruk dibandingkan pencapaian Juventus pada periode yang sama musim lalu. Suporter mengaitkan situasi ini dengan masa kepelatihan Igor Tudor, yang juga meninggalkan kursi pelatih setelah pertandingan kedelapan musim lalu karena hasil yang kurang memuaskan.
Kekalahan dari Lazio yang signifikan memperburuk suasana di Allianz Stadium. Kekecewaan tidak hanya terlihat dari skor akhir, tetapi juga respons sejumlah pemain di media sosial yang menunjukkan ketidakpuasan atas performa tim.
Banyak suporter secara terbuka mendesak Spalletti untuk mundur dan meminta manajemen Juventus mempertimbangkan kembali Antonio Conte sebagai pelatih pengganti.
Antonio Conte dan Kaitan dengan Juventus
Nama Antonio Conte kembali mencuat di tengah tekanan yang dialami Spalletti. Conte memiliki sejarah panjang dengan Juventus, baik sebagai pemain dari 1991 hingga 2004 maupun sebagai pelatih dari 2011 hingga 2014.
Pengalaman dan pengetahuannya tentang tekanan bermain di level tertinggi sepak bola Italia menjadi alasan utama suporter menginginkan kembalinya Conte ke kursi pelatih.
Setelah berpisah dengan Napoli pada akhir musim 2025-2026, Conte kini berstatus tanpa klub. Selain Juventus, namanya juga dikaitkan dengan klub Inggris, Manchester United, yang tengah mempertimbangkan pergantian pelatih.
Alternatif lain yang disebutkan dalam spekulasi di antaranya Didier Deschamps, Stefano Pioli, dan Vincenzo Montella.
Situasi Juventus Saat Ini
Juventus tengah menghadapi tekanan besar untuk memperbaiki performa di Serie A musim ini. Dengan hanya mengantongi 11 poin dari tujuh pertandingan, harapan untuk bersaing di papan atas semakin berat. Manajemen dan suporter klub harus membuat keputusan penting untuk mengembalikan kejayaan Bianconeri.
Situasi ini akan menjadi perhatian utama dalam beberapa pekan ke depan, khususnya menjelang pertandingan-pertandingan penting Juventus berikutnya. Pilihan penggantian pelatih menjadi topik utama yang akan menentukan arah klub di sisa musim 2026-2027.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.















