Persebaya Surabaya Raih Juara Piala Presiden 2026 dengan Hadiah Rp 8 Miliar

Persebaya Surabaya Raih Juara Piala Presiden 2026 dengan Hadiah Rp 8 Miliar

M-Radar News, Bali – Persebaya Surabaya berhasil menjuarai Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dengan skor 6-5 dalam laga final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam. Kemenangan ini membuat Persebaya berhak atas hadiah uang sebesar Rp 8 miliar.

Pertandingan final berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi. Gol pembuka tercipta pada menit ke-20 oleh Ramadhan Sananta untuk Persebaya, yang kemudian disamakan oleh Patricio Martin Matricardi dari Persib pada menit ke-24. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu, meskipun Persib harus bermain dengan 10 pemain setelah kartu merah diterima Mariano Ezequiel Peralta.

Dalam babak adu penalti, Persebaya unggul 6-5 setelah Yuran Fernandes menjadi satu-satunya penendang yang gagal dari timnya. Kiper kedua Persebaya, Reza Arya Pratama, menjadi salah satu pahlawan kemenangan di laga ini.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyatakan bahwa ia belum mengetahui secara pasti rencana penggunaan hadiah uang Rp 8 miliar tersebut dan menyerahkan keputusan tersebut kepada manajemen klub. Saat ini, Persebaya masih memiliki satu slot pemain asing yang bisa dilengkapi dengan dana dari hadiah tersebut.

Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Persebaya untuk meningkatkan kepercayaan diri menjelang kompetisi Super League 2026/2027. Francisco Rivera, gelandang asal Meksiko yang juga dinobatkan sebagai pemain terbaik sepanjang turnamen, menegaskan bahwa gelar ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim.

Piala Presiden 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga memperlihatkan keberhasilan tata kelola yang transparan dan berdampak positif secara ekonomi. Turnamen ini sepenuhnya dibiayai oleh sponsor swasta tanpa menggunakan dana APBN, APBD, maupun BUMN. Total sponsorship mencapai Rp 100 miliar dengan audit independen yang menjamin transparansi pengelolaan dana.

Selain itu, Piala Presiden 2026 juga memberikan ruang bagi pemberdayaan UMKM yang berpartisipasi dalam turnamen, serta menampilkan fair play dan penggunaan teknologi VAR untuk memastikan pertandingan berjalan adil dan kompetitif.

Momen di luar lapangan juga menyentuh hati, seperti saat pedagang di sekitar stadion diborong dagangannya oleh Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, memberikan berkah bagi para pelaku UMKM lokal. Sementara itu, petugas kebersihan terus bekerja menjaga kebersihan stadion selama dan setelah pertandingan.

Dengan segala pencapaian tersebut, Piala Presiden 2026 menjadi contoh positif bagi perkembangan sepak bola nasional dan industri olahraga yang profesional serta berintegritas.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup