USK Kukuhkan Lima Profesor Baru, Perkuat Riset dan Inovasi
M-Radar News, Universitas Syiah Kuala (USK) mengukuhkan lima profesor baru dalam Sidang Terbuka Senat Akademik di Gedung Academic Activity Center (AAC) Prof. Dr. Dayan Dawood, MA, Selasa 7 Juli 2026. Pengukuhan ini menambah jumlah guru besar USK menjadi 237 orang dari berbagai disiplin ilmu.
Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., dalam sambutannya menekankan peran guru besar sebagai pilar penting universitas. Menurutnya, penambahan profesor baru menjadi modal USK menghadirkan solusi atas tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Kami meyakini bahwa universitas yang unggul bukan hanya diukur dari banyaknya publikasi ilmiah ataupun peringkat internasional, tetapi dari kemampuannya menghadirkan solusi bagi persoalan nyata melalui riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Rektor.
Lima profesor yang dikukuhkan memiliki keahlian beragam. Prof. Dr. drh. Basri, M.Si. merupakan ahli Biomaterial Oral, Mikrobiologi Oral, dan Nanoteknologi. Prof. Dr. Ramli, M.Pd. ahli di bidang Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Prof. Dr. Umi Fathanah, S.T., M.T. mendalami Teknologi Rekayasa Kimia Polimer dan Membran Fungsional. Prof. Dr. Ir. Laina Hilma Sari, S.T., M.Sc. pakar Arsitektur Sains dan Lingkungan. Serta Prof. Dr. Rusdha Muharar, S.T., M.Sc. yang fokus pada Sistem Komunikasi Nirkabel.
Rektor menyoroti keberagaman kepakaran para profesor baru sebagai kekuatan USK dalam membangun kolaborasi lintas disiplin. Misalnya, Prof. Basri mengembangkan inovasi kesehatan berbasis kekayaan hayati. Sementara Prof. Laina Hilma Sari menekankan pentingnya kearifan lokal dalam pengembangan arsitektur masa depan yang adaptif terhadap lingkungan.
Selain itu, kontribusi Prof. Umi Fathanah dalam teknologi membran ramah lingkungan dan Prof. Rusdha Muharar dalam pengembangan teknologi komunikasi 5G dan 6G dinilai sebagai langkah strategis bagi kemandirian teknologi nasional. Prof. Ramli ditegaskan perannya dalam memperkuat posisi bahasa Indonesia sebagai instrumen pengembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi.
Menutup sambutannya, Rektor memberikan pesan tegas agar para profesor baru menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas akademik. “Para profesor harus bisa menjadi teladan dan berakhlak mulia. Mari kita jaga integritas akademik dari tindakan tidak etis seperti plagiasi, fabrikasi, falsifikasi, joki publikasi, dan bentuk kecurangan lainnya,” tegas Rektor.
Saat ini, USK telah memiliki 237 profesor dari berbagai disiplin ilmu. Pertumbuhan jumlah guru besar ini diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan banyaknya dosen USK yang saat ini berstatus Lektor Kepala. Pengukuhan ini sekaligus menjadi bukti komitmen berkelanjutan USK dalam membangun institusi yang inovatif, mandiri, dan terkemuka melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di level akademik tertinggi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.








