Keluarga Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang Belum Pulang Diminta Segera Melapor

Keluarga Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang Belum Pulang Diminta Segera Melapor

M-Radar News, Sumenep – Keluarga korban kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II yang masih belum pulang diminta segera melapor kepada pihak berwenang. Laporan ini penting sebagai dasar untuk melanjutkan proses pencarian korban yang hilang di perairan utara Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur.

Prosedur Pelaporan

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengungkapkan keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat langsung melapor ke Polres Tanjung Perak atau Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di Pelabuhan Tanjung Perak. Setelah laporan diterima, KSOP bersama pihak perusahaan kapal akan melakukan verifikasi untuk memastikan identitas korban yang dilaporkan benar-benar merupakan penumpang KMP Mutiara Sentosa II.

“Pengaduan hilangnya keluarga pasca terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II bisa dilaporkan ke Polres Tanjung Perak dan KSOP di Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Nanang saat dikonfirmasi pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Status Operasi SAR dan Kelanjutan Pencarian

Operasi SAR khusus untuk pencarian korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II telah resmi ditutup pada Selasa, 4 Agustus 2026, setelah berlangsung selama tiga hari. Operasi tersebut digantikan oleh operasi rutin yang dilakukan oleh Tim SAR Surabaya.

Meski operasi khusus ditutup, Basarnas masih menunggu laporan resmi dari keluarga korban yang telah divalidasi oleh KSOP dan pihak perusahaan kapal. Laporan tersebut menjadi dasar bagi Basarnas untuk melanjutkan pencarian korban yang hilang.

Daftar Korban dan Kondisi Saat Ini

Sampai saat ini, sebanyak empat penumpang KMP Mutiara Sentosa II dilaporkan masih hilang, yakni Bustam Sanusi, Andik Herman, Abdul Manan, dan Abdurrahman. Nama-nama mereka tidak tercantum dalam daftar korban yang telah dievakuasi, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia.

Keluarga korban yang belum menemukan kerabatnya diimbau agar segera melapor agar proses pencarian dapat dilanjutkan secara efektif.

Kesimpulan

Pelaporan dari keluarga korban sangat penting untuk memastikan data yang akurat dan valid sebagai dasar pencarian lanjutan oleh Basarnas. Pihak berwenang mengimbau agar keluarga yang belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan kerabatnya segera melapor ke instansi terkait di Pelabuhan Tanjung Perak atau Polres Tanjung Perak.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.

Tutup