Sosok Korban Mutilasi di Depok di Mata Tetangga Aktif di Lingkungan RT
M-Radar News, Depok – Kunaefi (51), korban mutilasi yang jasadnya ditemukan terpotong di Lapangan Kavling Depkes, Pancoran Mas, dikenal sebagai warga yang aktif dalam kegiatan lingkungan sekitar. Hal ini diungkapkan oleh Edy Supriyana, Ketua RT setempat, yang menyatakan bahwa korban tidak pernah memiliki masalah dengan tetangga dan kerap ikut berpartisipasi dalam kerja bakti lingkungan.
Dalam kesehariannya, terutama beberapa bulan terakhir sebelum hilang dan ditemukan dalam kondisi mengenaskan, Kunaefi tidak aktif bekerja. Ia menghabiskan banyak waktu bersama keluarga dan rutin membawa anak-anaknya salat berjemaah di masjid pada waktu Maghrib, Isya, dan Subuh. Sebelumnya, korban bekerja sebagai sales dan agen penjualan produk penjernih air, setelah pernah berkecimpung di berbagai pekerjaan termasuk kontraktor hingga di Palu.
Kunaefi diketahui hilang sejak 23 Juli 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Laporan kehilangan baru dibuat pada 24 Juli oleh istri korban dengan bantuan warga sekitar. Berdasarkan keterangan tetangga, terakhir kali korban terlihat meninggalkan rumah diantar oleh Satpam dan seorang bernama Edward di pos RT. Korban berencana menemui sepupunya di Bojong Gede sambil membawa tas berisi brosur produk yang akan ditawarkan.
Penyidikan yang dilakukan oleh polisi menetapkan Saepullah (26) sebagai tersangka pembunuhan berencana disertai mutilasi terhadap Kunaefi. Motif yang diduga adalah untuk menguasai sepeda motor dan barang milik korban. Polisi telah membawa tersangka ke lokasi pembuangan potongan kaki korban di Kali Licin, Pitara, Pancoran Mas, Depok, dan melakukan penyisiran bersama anjing pelacak K-9 berdasarkan pengakuan tersangka. Namun, hingga kini dua potongan kaki korban belum berhasil ditemukan.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial M-Radar News.












